Diary Fimela: Cerita Brand Lokal Ciptakan Perhiasan yang Aman dari Zat Bahaya Anti Iritasi

Anisha Saktian Putri29 Jun 2022, 20:30 WIB
Diperbarui 29 Jun 2022, 20:30 WIB
Brand Lokal Ciptakan Perhiasan  yang Aman dari Zat Bahaya Anti Iritasi

Fimela.com, Jakarta Melihat bisnis perhiasan hanya didominasi melalui penjualanan di pusat perbelanjaan dengan harga yang cukup fantastis. Membuat perempuan bernama Karina Suryani Kusumah berpikir untuk membuat bisnis perhiasan yang melayani secara online dengan kualitas tetap terbaik.

Dari pemikiran tersebutlah, Karina memulai bisnisnya di tahun 2015 yang diawali dengan segment business to business. Berjalannya waktu, di tahun 2018 ia dan tim mempersiapkan membuat brand perhiasaan yang diberi nama Kimfook. Barulah di tahun 2019, Karina menjual perhiasaan melalui website. 

“Kami melihat bisnis perhiasan hanya di mall atau plaza dengan yang ditawarkan juga sangat mahal dikarena biaya sewa yang tinggi, biaya karyawan sales yang banyak. Sehingga membuat harga perhiasan semakin mahal sampai menurunkan kualitas dan kuantitas dari perhiasan itu sendiri. Maka Kimfook hadir dengan menggunakan sistem private jeweler dimana kami melayani secara online,” ujar Karina kepada Fimela.com.

Selain fokus memasarkan secara online, Karina mengatakam jika di tahun 2020 brandnya membuka showroom private jeweler pertama di daerah sekitar Jakarta. 

“Kami juga ada offline dengan showroom yang ada  di salah satu gedung perkantoran JABODETABEK, kami dapat menekan biaya operational yang sangat tinggi dan tidak membutuh sales yang banyak, sehingga konsumen dapat memiliki perhiasan kualitas tinggi dengan harga yang terjangkau dan layanan purna jual yang terbaik,” paparnya.

Selain sejak dini membantu sang Ayah yang telah berkecimpung di bisnis emas dan perhiasaan selama 70 tahun dan hampir seluruh keluarganya hingga saat ini berkecimpung di dunia emas dan perhiasan, Karina juga telah  mengikuti beberapa pelatihan pendidikan dari lembaga edukasi perhiasan baik lokal dan international. Ia merupakan lulusan profesional dari Gemological Institute of America (GIA).  

Tak semua perhiasan memiliki kadar yang sama

Kimfook
Kimfook

Saat memulai bisnisnya, Karina mengaku masih minimnya pengetahuan masyarakat akan kadar emas dan kualitas berlian atau permata. Sehingga banyak sekali konsumen yang mengira bahwa semua perhiasan yang dijual adalah sama, padahal banyak sekali, perbedaan kualitas juga perbedaan harga.

“Misal perhiasan emas kadar 18k/75% yang berarti harus mempunyai kadar minimal 75% emas murni, ketika ditest menggunakan alat mesin lab , banyak sekali ditemukan perhiasan dengan kadar dibawahnya, seperti kadar 50-60% , contoh lainnya di berlian. Banyak yang menjual dengan label warna dan kejernihan F- VVS dan dengan harga tersebut, padahal sewaktu di uji kebanyakan hanya kualitas warna dan kejernihan lebih rendah seperti  H/i  - Si , sehingga banyak sekali konsumen terkecoh dengan harga yang diberikan. Sehingga mereka membeli dengan harga tinggi padahal kualitas tidak sesuai,” paparnya. 

Karina menyampikak jika branding dan education merupakan suatu tantangan tersendiri yang dinamis

Pelopor perhiasan bebas bebas nickel bebas alergi dan aman di kulit

Pelopor perhiasan bebas bebas nickel bebas alergi dan aman di kulit
Pelopor perhiasan bebas bebas nickel bebas alergi dan aman di kulit, credit: Kimfook

Karina mengatakan perhiasan ini sudah bebas nickel yang sesuai standard Eropa sehingga tidak menimbulkan alergi dan aman bagi kulit. Maka, disarankan dalam memilih sebuah perhiasan selain memperhatikan desain dan kualitasnya, perlu juga memperhatikan dari segi keamanannya untuk kulit.

“Karena sebagian besar zat berbahaya yang sering dijumpai pada perhiasan adalah nikel, yang diketahui dapat menyebabkan alergi atau iritasi pada kulit. Nikel ini diketahui juga bisa ada bahkan dengan emas berkarat tinggi sekalipun. Maka dari itu pilihlah perhiasan yang tidak mengandung nikel di dalamnya,” ungkapnya.

Kimfook Jewelry, Karina mengatakan membuat setiap customer-nya dapat mengecek langsung kualitas dari perhiasan yang diinginkan. Di setiap showroom, memiliki fasilitas lab dengan menggunakan mesin lab komputer tes kadar emas yang dapat mendeteksi, berapa persen kandungan emas sesungguhnya dan juga dapat mendeteksi hingga 72 jenis bahan metal yang berbahaya atau tidak. 

“Mesin ini dapat mengetahui apakah suatu perhiasan mengandung nikel atau kandungan berbahaya lainnya, seperti cadmium yang dapat menyebabkan alergi kulit atau lebih parahnya kanker kulit. Penggunaan mesin ini sama sekali tidak merusak perhiasaan dan juga hasil yang diberikan 99,9% akurasi tinggi dalam waktu 60 detik saja,” paparnya.

Kelebihan lainnya ialah Kimfook memberikan kadar emas pada perhiasannya terjamin murni 75% 18k sesuai SNI dan mendapatkan sertifikat kadar emas lab report XRF.Brand ini juga menyediakan custom design dengan menerapkan teknologi mesin 3D dalam pembuatan perhiasannya, sehingga perhiasan terlihat lebih presisi, mewah, dan dapat disesuaikan dengan keinginan customer.

“Selain custom design, kami juga menghadirkan berbagai perhiasan berlian seperti cincin nikah, cincin tunangan, kalung, gelang, dan anting. Kami juga menyediakan GIA diamond, royal blue sapphire, ruby, dan emerald,” ungkap Karina.

Karina mengatakan, setelah dua tahun berdiri telah memiliki dia lokasi showroom private jeweler dan traffic website telah mencapai puluhan ribu visit dalam 1 bulan dan terus meningkatkan penjualan online dengan berpartner dengan beberapa mitra.

#women for women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela