Kolaborasi Batik Iwan Tirta dan Kim Seo-ryong, Desainer Favorit Aktor Papan Atas Korea Selatan dari BTS hingga Lee Min Ho

Anisha Saktian Putri02 Agu 2022, 20:00 WIB
Diperbarui 03 Agu 2022, 07:50 WIB
Batik Iwan Tirta Muncul di Koleksi Terbaru Kim Seo-ryong, Desainer Favorit Aktor Papan Atas Korea Selatan

Fimela.com, Jakarta Bagi publik Korea Selatan, desainer yang dikenal dengan label Kim Seo Ryong identik dengan koleksi luxury menswear yang selalu mengintegrasikan konsep tailored suit dan perfect fit dalam sebuah look

Banyak nama-nama besar di industri hiburan Korea Selatan yang sudah mendunia pun menjadi penggemar loyal karya-karya Kim Seo Ryong. Mayoritas aktor-aktor kenamaan Korea Selatan seperti, Kim Soo Hyun, Gong Yoo, Park Bo Gum, Nam Joo Hyuk, atau Lee Min Ho adalah beberapa di antara nama besar yang sering mengenakan rancangannnya.

Belum lagi seperti Kim Woo Bin, Psy yang dikenal dengan “Gangnam Style”, EXO hingga bintang K-pop yang sedang mendunia yaitu BTS yang pertama kali mengenakan kreasinya di ajang Grammy Awards 2019.

Untuk koleksi terbarunya, Resort Collection 2022, Kim Seo Ryong akan berkolaborasi dengan label batik maestro Indonesia, Iwan Tirta Private Collection (ITPC). Kolaborasi ini baginya adalah sebuah perspektif redefinisi menswear modern melalui Batik.

Kim mempelajari motif batik yang terdapat pada arsip motif batik Iwan Tirta dan pilihannya jatuh pada motif-motif Nusantara bernuansa cerah, yang dipahaminya sebagai motif yang menarik untuk kalangan mapan di Korea Selatan serta memiliki kesan timeless. 

Tidak hanya motif-motif batik khas Jawa, tetapi pada rangkaian koleksi ini ditemukan juga motif batik dari Sumatera hingga Nusa Tenggara, yang menjadi representasi kekayaan budaya Indonesia.

Menikmati proses pengembangan bahan

Batik Iwan Tirta Muncul di Koleksi Terbaru Kim Seo-ryong, Desainer Favorit Aktor Papan Atas Korea Selatan
Koleksi Kim Seo Ryong Fall Winter

Ketertarikannya pada batik tulis ini sejalan dengan kecintaannya yang tinggi dalam bereksperimen dengan berbagai material. Kim Seo Ryong sangat menikmati proses pengembangan bahan. Mulai dari mendesain motif, mencoba mengkombinasikan berbagai tekstur dan warna, hingga mencoba berbagai teknik celup.

Melalui perjalanan berbagai textile development, Kim Seo Ryong selalu fokus dalam mematangkan siluet desain dan potongan tailored yang ideal. Fondasi berkarya inilah yang tercermin dalam serangkaian koleksi, yang terkesan fluid dan agile. Mulai dari silk flare pants hingga relaxed-fit suit atau kombinasi elemen retro dengan modernitas, menjadi cermin identitas desainnya yang relevan.

Relevansi ini pula yang membuat karya-karyanya diterima dengan sangat antusias oleh publik, dan namanya dihormati di industri fashion Korea Selatan.

Menurutnya, kolaborasi dengan Iwan Tirta ini menghasilkan sinergi yang baik sehingga ia bisa mengupgrade karya tersebut menjadi lebih bernilai lagi. Ia juga ingin membuat batik lebih dikenal lagi oleh publik Korea dengan cara membuat desain yang menyesuaikan dengan tema serta selera masyarakat Korea.

Harapannya setelah dapat diterima oleh publik Korea akan ada ketertarikan lebih yang muncul untuk mengetahui jenis kain Batik dan cara pembuatan Batik tulis yang spesial.

 

Mengenal Kim Seo Ryong

Batik Iwan Tirta Muncul di Koleksi Terbaru Kim Seo-ryong, Desainer Favorit Aktor Papan Atas Korea Selatan
Koleksi Kim Seo Ryong Fall Winter

Kim Seo Ryong yang aktif berpartisipasi dalam gelaran Seoul Fashion Week sejak tahun 2001 dan pernah memamerkan karyanya di ajang New York Fashion Week untuk koleksi Fall/Winter 2014, selalu mencoba pendekatan baru dalam mempresentasikan karya dan berinteraksi dengan penikmat karyanya.

Hal tersebut didasari atas perkenalan pertamanya dengan industri fashion. Ia yang awalnya fokus berkarya sebagai seorang Pelukis, kemudian memulai karier sebagai desainer fashion secara organik. Saat itu, ia dimintai tolong oleh temannya untuk mendesainkan gaun pengantin.

Sejak kreasi itu, berbagai permintaan terus berdatangan, hingga akhirnya ia mengubah jalan kreativitasnya dan memutuskan untuk membuka butik pertamanya pada tahun 1995. Berlatar belakang sebagai pelukis pula yang membuatnya mengapresiasi tinggi Batik, terutama batik tulis yang dikerjakan secara manual dengan tangan para pembatik.

#women for women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela