Berat Badan Anak Susah Naik, Bisa Jadi Penyebabnya Adalah Anemia

Vinsensia Dianawanti27 Jun 2022, 21:00 WIB
Diperbarui 27 Jun 2022, 21:00 WIB
Kenali Alasan Anak Tidak Mau Makan dan Cara Mengatasinya

Fimela.com, Jakarta Sebagai orangtua, pernahkah kamu mendapati anak sulit untuk menaikkan berat badan? Sebenarnya ada banyak faktor yang mungkin terjadi dan menyebabkan anak sulit mengalami kenaikan berat badan.

Tentu, ini membuat kamu sebagai orangtua merasa cemas akan tumbuh kembang anak. Padahal segala cara sudah dilakukan termasuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian anak.

Kondisi sulit naiknya berat badan anak sering dikaitkan dengan anemia. Namun benarkah demikian?

Dalam Fimelahood Getting Intimate bersama Tentang Anak pada Senin (27/6/2022), dr. Ganda Ilmana, Sp.A, dokter spesialis anak dan expert di Tentang Anak menjelaskan anemia sendiri merupakan kondisi kadar Hemoglobin (Hb) yang rendah dan di bawah nilai normal.

"Menurut WHO, kadar HB normal anak usia 6 bln - 5 th adalah 11 g/dL. Jadi bila ada anak usia tersebut dengan HB di bawah 11, dinamakan mengalami anemia," kata dr. Ganda Ilmana.

 

Mengenali anemia

Parenting
Ilustrasi orang tua yang sedang bercengkerama bersama anaknya. Credits: pexels.com by Andrea Piacquadio

Anemia sendiri menjadi gejala yang penyebabnya beragam. Mulai dari masalah kegagalan sumsum tulang dalam memproduksi sel darah, kurangnya bahan baku, atau masalah penyakit tertentu yang menyebabkan hancurnya sel darah merah di tubuh. Pada anak, paling sering terjadi anemia karena kekurangan zat besi sebagai bahan baku produksi sel darah merah.

Gejala yang muncul pada anak penderita anemia bisa terlihat secara fisik. Seperti pucat, rewel, hingga lemas. Dalam jangka waktu lama, anemia pada anak bisa menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak, termasuk gangguan perilaku.

"Hemoglobin berfungsi untuk mengangkut oksigen. Kalau HB-nya rendah, oksigen yang diangkut juga kurang, akibatnya organ, jaringan, hingga sel akan kekurangan oksigen. Dalam waktu yang lama ini akan menyebabkan gangguan metabolisme di tingkat sel," jelas dr. Ganda.

Oksigen yang menjadi pembawa nutrisi sangat bergantung pada tingkat hemoglobin pada tubuh. Jika tingkat hemoglobinnya rendah maka distribusi oksigen ke seluruh tubuh menjadi terganggu yang artinya nutrisi yang dibutuhkan sel menjadi berkurang. Hal ini akan berdampak pada kinerja metabolisme dan pertumbuhan anak yang melambat.

"Jadi kalau anemia, dalam waktu lama pasti akan menyebabkan kenaikan BB anak tidak optimal," kata dr. Ganda.

 

Susu formula penunjang asupan zat besi

Membuka sesi tanya jawab, Sahabat Fimela yang kebanyakan adalah ibu muda cukup antusias menyimak pembahasan Fimelahood Getting Intimate bersama Tentang Anak. Salah satu pertanyaan yang cukup menarik adalah bagaimana memenuhi kebutuhan zat besi pada anak.

dr. Ganda Ilmana kembali menjelaskan susu formula bisa menjadi penunjang kebutuhan zat besi pada anak. Terutama pada masa di mana ASI sudah mengalami pengurangan zat besi. seperti yang direkomendasikan Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Namun jangan terlalu banyak dikonsumsi karena akan mengurangi penyerapan zat besi yang optimal serta mengganggu pola makan anak. Sebagai alternatif, ibu menambahkan suplemen zat besi untuk bayi yang masih ASI ekslusif.

Selain jumlah asupan zat besi yang perlu diperhatikan, kamu juga harus memahami makanan atau minuman apa saja yang menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Seperti teh dan kopi. Sebagai gantinya, kamu bisa memberikan jeruk atau es jeruk.

 

Tidak selalu faktor genetik

Menjawab teka teki apakah anemia merupakan bagian dari genetik, dr. Ganda menjelaskan memang ada yang disebabkan oleh faktor genetik.

"Kalau benar-benar semuanya (anggota keluarga) anemia, jangan-jangan memang anemia yang diturunkan secara genetik. Tidak perempuan tidak laki-laki semua anemia. Laki-laki dewasa itu agak jarang anemia, sementara kalau perempuan itu sering karena menstruasi," jelas dr. Ganda.

dr. Ganda menegaskan berat badan yang seret pada anak bukanlah istilah medis. Namun yang perlu diperhatikan jika dua bulan tidak ada kenaikan berat badan, sebaiknya orangtua melakukan eksplorasi lebih lanjut dengan melihat kurva kenaikan berat badan setiap bulannya.

 

Tidak selalu karena anemia

Perlu dipahami bahwa sulitnya kenaikan berat badan tidak selalu disebabkan oleh anemia. Namun yang pasti adalah kurangnya nutrisi sehingga tidak mencukupi kebutuhan anak.

Sesi Fimelahood Getting Intimate bersama Tentang Anak ditutup dengan pembagian hadiah berupa buku persembahan Tentang Anak. Nantikan Fimelahood Getting Intimate berikutnya dengan pembahasan yang lebih seru.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela