Diary Fimela: Cerita di Balik Ayam Bakar Bumbu Bali Aneka Nusantara yang Kaya Rasa

Fimela Reporter17 Des 2021, 15:00 WIB
Diperbarui 17 Des 2021, 15:00 WIB
Diary Fimela: Kekayaan Rasa dan Cerita dari Sederhananya Ayam Bakar Bumbu Bali Aneka Nusantara

Fimela.com, Jakarta Indonesia terkenal dengan keanekaragaman kulinernya yang kental dengan bumbu yang kaya akan surga rasa dari rempah-rempah. Meski di zaman seperti saat ini banyak sekali makanan modern yang dihasilkan dari inovasi baru, banyak pula masakan yang merupakan hasil dari modifikasi masakan tradisional. Sebut saja misalnya, ayam goreng dengan campuran keju mozzarella bersama sambal pedas, atau pula rendang dengan bahan dasar sayuran yang dibuat hingga menyerupai daging sapi.

Tapi, dengan banyaknya makanan modern yang merupakan hasil dari pengembangan produk masakan nusantara tradisional, Aneka Nusantara, sebuah restoran masakan Indonesia, memiliki caranya sendiri untuk mempertahankan konsumen dengan keunikan rasanya.

Semua masakan yang disajikan Aneka Nusantara memiliki resep rahasia hasil dari racikan sendiri yang sudah dipatenkan sejak tahun 2010.

Dana Rizki Dwi Pratiwi, putri dari pemilik sekaligus pencipta resep dari menu masakan di Aneka Nusantara, mengatakan bahwa pada awalnya sang ibu terinspirasi dari menu masakan tradisional pada umumnya, sebelum akhirnya menciptakan inovasi rasa dari menu yang sudah ada. Proses ini dimulai sejak tahun 2010, yang mana saat itu Aneka Nusantara masih menjadi sebuah warung nasi.

Kemudian, Dana juga mengatakan bahwa terciptanya menu masakan yang menjadi hasil dari inovasi rasa ini dilakukan demi menciptakan masakan yang berbeda dari masakan yang sudah ada. Selain itu, Dana mengaku bahwa mereka ingin bisa menciptakan pasar konsumen kami sendiri melalui rasa masakan tradisional yang lezat dan berbeda dari masakan tradisional lainnya.

Nyatanya, keinginan itu tidak lagi hanya sekadar sebuah impian belaka. Sebab, kini Aneka Nusantara bukan lagi sebuah warung nasi sederhana. Aneka Nusantara yang terus mengalami perkembangan dan memiliki banyak pelanggan setia yang tetap bertambah, akhirnya mampu menjadi sebuah restoran seperti sekarang.

Bisnis Keluarga

Diary Fimela: Kekayaan Rasa dan Cerita dari Sederhananya Ayam Bakar Bumbu Bali Aneka Nusantara
Banyak rintangan yang dihadapi Aneka Nusantara dalam menjalankan bisnisnya, tapi menyerah bukanlah jawaban.(ilustrasi kerja sama pexels/fauxels)

Dana menyatakan bahwa Aneka Nusantara adalah bisnis keluarganya. Saat ini hanya tenaga keluarganyalah yang bertanggung jawab atas restoran ini.

Dengan fakta tersebut, resep rahasia dari masakan di restoran ini pun hanya diketahui oleh keluarganya saja.

Menu yang menjadi keunggulan dari Aneka Nusantara adalah menu Ayam Bakar Bumbu Bali. Itu adalah salah satu menu favorit dari para pelanggan. Dana menjelaskan, Ayam Bakar Bumbu Bali memiliki keunikan rasa dari perpaduan gurih serta manis yang sulit dilupakan.

Selain Ayam Bakar Bumbu Bali, menu unggulan dari Aneka Nusantara adalah Ayam Kemangi dan Ayam Penyet yang lagi-lagi memiliki keunikan rasa yang beda dengan masakan serupa dari tempat lain.

Tantangan dalam Perintisan

Diary Fimela: Kekayaan Rasa dan Cerita dari Sederhananya Ayam Bakar Bumbu Bali Aneka Nusantara
Banyak rintangan yang dihadapi Aneka Nusantara dalam menjalankan bisnisnya, tapi menyerah bukanlah jawaban.(ilustrasi mengalami kesulitan pexels/Andrea Piacquadio)

Setiap usaha pasti memiliki kesulitannya tersendiri, tak terkecuali Aneka Nusantara. Perjuangannya untuk bisa melangkah lebih maju dari yang sebelumnya hanya sebuah warung nasi hingga berubah menjadi seperti sekarang, jauh dari kata mudah.

Berdasarkan keterangan Dana, tantangan terbesar yang mereka alami terjadi ketika mereka masih baru-baru mengenalkan menu masakan mereka. Pada awalnya banyak yang tidak tertarik karena berpikir bahwa menu masakan mereka sama seperti masakan lain yang sudah ada. Butuh waktu untuk akhirnya Aneka Nusantara bisa membuktikan bahwa masakan mereka memiliki keunikan.

Selain itu, butuh waktu yang cukup lama hingga akhirnya menjadikan resep masakan yang saat ini digunakan agar menjadi paten.

"Kesulitan lainnya adalah ketika kami berusaha mempromosikan masakan kami. Pada awalnya kami hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut di antara para pelanggan yang memperkenalkan masakan kami. Tapi sekarang, kami mengandalkan strategi online dengan memanfaatkan media sosial."

Tidak Menyerah dalam Krisis

Diary Fimela: Kekayaan Rasa dan Cerita dari Sederhananya Ayam Bakar Bumbu Bali Aneka Nusantara
Banyak rintangan yang dihadapi Aneka Nusantara dalam menjalankan bisnisnya, tapi menyerah bukanlah jawaban.(ilustrasi tidak menyerah pexels/Tirachard Kumtanom)

Ketika awal-awal masa pandemi COVID 19 terjadi, banyak sekali perubahan yang dialami Aneka Nusantara. Pemasukan berkurang seiring dengan sedikitnya pelanggan yang datang. Masa-masa ini adalah masa yang sulit bagi Aneka Nusantara, sama seperti yang mungkin dialami banyak sekali usaha lain di luar sana.

Di tengah-tengah masa krisis tersebut, Aneka Nusantara tetap berusaha untuk mempertahankan bisnis mereka entah sesulit apa pun. Mereka mencari alternatif lain agar penjualan restoran tetap berjalan. Hingga akhirnya tercetuslah untuk melakukan jualan langsung dengan menemui pelanggan.

"Kesulitan yang kami alami karena masa pandemi tentu ada, bahkan sampai kami begitu terpojok karena pemasukan terus menurun. Tapi akhirnya kami memutuskan untuk berjualan dengan langsung menemui pelanggan di rumah-rumah mereka, atau bisa disebut door-to-door," jelas Dana.

Namun setelah keadaan mulai membaik, pelanggan kembali berdatangan dan membuat bisnis Aneka Nusantara tetap dapat bertahan hingga sekarang.

Dana berharap keadaan akan terus membaik seiring dengan berjalannya waktu. Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya memiliki keinginan besar agar Aneka Nusantara dapat membuka restoran cabang di daerah lain.

Dana juga mengatakan bahwa meskipun nanti di masa depan akan ada kesulitan lagi, ia dan keluarganya tidak akan pernah menyerah. Seperti pesannya yang ia sampaikan untuk para pejuang usaha yang mengalami kesulitan karena masa pandemi.

"Jangan pantah semangat; terus mencoba. Setiap usaha akan mengalami jatuh bangun, namun itu merupakan bagian dari proses menuju kesuksesan," tutupnya.

 

*Penulis: Vania Ramadhani Salsabillah Wardhani.

 

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela