Diary Fimela: Berkonsep to Go yang Praktis, Kopi Konnichiwa Kenalkan Kopi ala Jepang yang Kekinian

Fimela Reporter19 Jan 2022, 09:30 WIB
Diperbarui 19 Jan 2022, 09:30 WIB
Diary Fimela: Berkonsep to Go yang Praktis, Kopi Konnichiwa Kenalkan Kopi ala Jepang yang Kekinian

Fimela.com, Jakarta Saat ini kedai kopi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dari anak-anak muda sampai orang dewasa menjadikan kedai kopi sebagai pilihan menghabiskan waktu hingga pertemuan penting. Dari menjamurnya kedai kopi, tentunya para pejuang bisnis di bidang ini harus bersaing dengan mengunggulkan keunikan dari kedai kopi masing-masing. Tak terkecuali dengan Kopi Konnichiwa.

Dengan kesamaan ketertarikan di bidang kopi, visi dan misi, serta tujuan yang sama pula, para founders memutuskan untuk membangun Kopi Konnichiwa. Namun dengan banyaknya kompetitor di bisnis sejenis, menjadikan para founders berusaha untuk mencari keunikan yang bisa dihadirkan dalam kedai kopi mereka.

Kopi Konnichiwa akhirnya beroperasi dengan konsep ala Jepang. Kopi Konnichiwa juga memiliki konsep to-Go yang praktis, desain tempat yang kompak, suasana hangat dan bersahabat, serta memberikan pengalaman dan rasa yang berbeda dalam menikmati minuman.

Dengan konsep yang seunik itu, Kopi Konnichiwa hanya melalui waktu enam bulan dalam proses perencanaan bisnisnya. Terhitung pada tanggal 7 Desember 2019 lah Kopi Konnichiwa mulai melayani Konni Friends (sebutan pelanggan Kopi Konnichiwa).

Menu Kopi ala Jepang

Diary Fimela: Berkonsep to Go yang Praktis, Kopi Konnichiwa Kenalkan Kopi ala Jepang yang Kekinian
Coffee shop Kopi Konnichiwa perkenalkan kopi ala Jepang yang kekinian dengan cita rasa unik. (dok/IG: kopikonnichiwa)

Menu coffee di Kopi Konnichiwa memiliki bahan utama dari biji kopi Robusta. Biji kopi jenis ini mempunyai tingkat keasaman yang lebih rendah sehingga tergolong ramah di lambung.

Sementara untuk non-coffee, dengan bahan dasar yang beragam, bahan utama yang digunakan adalah fresh milk.

Tim R&D adalah orang-orang di balik layar yang menciptakan menu Kopi Konnichiwa dengan konsep ala Jepang sampai ke penamaan setiap minuman di menu yang juga memiliki unsur Jepang.

Menu yang ditawarkan Kopi Konnichiwa ini terdiri dari minuman coffee maupun non-coffee. Untuk menu coffee, terdapat 3 best sellers: Godzilla Latte, Sapporo Latte, dan Kyoto Latte. Dan untuk menu non-coffee, Matcha Latte, Sakura Lemonade, dan Kamo Latte.

Setiap varian yang dibuat mencerminkan unsur Jepang. Seperti misalnya, Sapporo Latte, terdapat milk foam yang mencerminkan salju pada Kota Sapporo, Jepang.

Sebisa mungkin minuman di Kopi Konnichiwa memiliki keunikannya masing-masing. Kopi Konnichiwa mensinergikan antara unsur Jepang dan menu yang sedang difavoritkan oleh konsumen saat ini. Jadi bukan hanya memiliki unsur Jepang, tapi juga tetap kekinian sehingga para pecinta minuman tidak akan merasa benar-benar asing dengan menu yang dihadirkan.

Visi dan Misi yang Terus Dikejar

Diary Fimela: Berkonsep to Go yang Praktis, Kopi Konnichiwa Kenalkan Kopi ala Jepang yang Kekinian
Coffee shop Kopi Konnichiwa perkenalkan kopi ala Jepang yang kekinian dengan cita rasa unik. (dok/IG: kopikonnichiwa)

Dengan keunggulan berupa konsistensi dalam hal cita rasa dan melakukan Quality Control secara berkala, Kopi Konnichiwa positif dalam mempertahankan apa yang telah mereka raih. Tapi tidak hanya puas dengan itu, tentunya ada rencana masa depan yang telah mereka persiapkan.

Kopi Konnichiwa saat ini terus berusaha meraih keinginan jangka panjang mereka, yaitu menghasilkan produk-produk yang bercitarasa tinggi dan inovatif dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, adapula harapan bahwa bisnis Kopi Konnichiwa akan dapat semakin dikenal hingga memiliki cabang di seluruh Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri.

Tapi dalam waktu dekat, Kopi Konnichiwa berencana menambah varian biji kopi baru, serta mengadakan campaign dan promosi menarik.

Sebagai penutup, Kopi Konnichiwa memberi pesan untuk para pejuang bisnis khususnya di bidang yang sama.

"Tetap berjuang dan semangat. Usaha tidak akan menghianati hasil."

*Penulis: Vania Ramadhani Salsabillah Wardhani.

 

#Women for Women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela