5 Manfaat Tepung Gandum yang Mengejutkan, Cegah Penyakit Berbahaya

Imelda Rahma19 Mei 2022, 16:13 WIB
Diperbarui 19 Mei 2022, 17:11 WIB
Tepung Gandum

Fimela.com, Jakarta Ada banyak jenis tepung yang perlu kamu ketahui, salah satunya adalah tepung gandum. Tepung gandum berasal dari tanaman gandum atau Triticum spp. 

Tepung gandum sering disamakan dengan tepung terigu, padahal kedua tepung ini sebenarnya berbeda. Tepung gandum terbuat dari bagian gandum yang lengkap mulai dari kulit, endosperma, dan intisarinya sehingga tepung gandum lebih kaya nutrisi dibandingkan tepung terigu. 

Sebagai tepung yang kaya nutrisi, tepung gandum tentunya punya banyak manfaat yang baik untuk tubuh, lho. Apa saja kira-kira manfaat tepung gandum? 

Berikut Fimela.com kali ini akan mengulas 5 manfaat tepung gandum yang mengejutkan. Dilansir dari beragam sumber, simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

 

Kandungan Nutrisi pada Tepung Gandum

Kandungan Nutrisi pada Tepung Gandum
Ilustrasi tepung gandum/credit: Freepik.com

Tepung gandum lebih kaya nutrisi dibandingkan tepung terigu. Tepung gandum memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dan beberapa kandungan lainnya yang tidak dimiliki tepung terigu. 

Tepung gandum diketahui mengandung serat pangan yang tinggi, protein, vitamin B, vitamin E, asam folat, magnesium, tembaga, fosfor, seng, mangan, selenium, zat besi dan asam lemak esensial. Maka dari itu, mengonsumsi makanan yang berasal dari tepung gandum seperti sereal, roti maupun biskuit dapat memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. 

Manfaat Tepung Gandum

Manfaat Tepung Gandum
Ilustrasi tepung gandum/credit: unsplash.com/Immo

1. Mengatasi Peradangan Kronis

Peradangan pada bagian tubuh pastinya akan sangat mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Namun, kamu tidak perlu khawatir, dengan mengonsumsi makanan yang berasal dari olahan gandum, masalah peradangan dapat diatasi.

Roti gandum baik dikonsumsi oleh penderita yang mengalami peradangan kronis. Hal ini karena roti gandum mengandung betaine yang berkhasiat membantu mengatasi peradangan kronis.

2. Mencegah Risiko Alzheimer

Alzheimer merupakan penyakit yang sering dan mudah menyerang orang-orang lanjut usia. Risiko lansia terkena alzheimer dipengaruhi oleh asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Untuk mencegahnya, maka disarankan untuk mengonsumsi makanan yang berasal dari olahan tepung gandum karena kandungan nutrisi di dalam tepung gandum dapat mencegah, atau mengurangi risiko terjadinya alzheimer.

3. Membantu Melawan Kanker

Kandungan serat yang tinggi pada tepung gandum dapat membantu melawan ganasnya penyakit kanker. Tidak hanya mencegah masuknya sel kanker, mengkonsumsi makanan kaya serat seperti tepung gandum juga ternyata dapat membantu mencegah perkembangan sel kanker di dalam tubuh.

4. Mencegah Anemia

Makanan yang berasal dari olahan gandum sangat baik dikonsumsi oleh penderita anemia. Hal ini karena dalam tepung gandum terdapat zat besi tinggi yang dapat membantu mengembalikan produksi sel darah merah dalam tubuh. Bukan hanya bayam saja yang memiliki kandungan zat besi di dalamnya, akan tetapi tepung gandum juga memiliki kandungan zat besi yang banyak.

5. Membantu Menurunkan Obesitas

Saat menjalani program diet, umumnya orang-orang akan mengganti nasi dengan roti ataupun kentang sebagai sumber karbohidratnya. Namun sebaiknya kamu tidak salah memilih jenis roti karena roti putih yang terbuat dari tepung terigu ternyata memiliki kalori yang tinggi. Lebih baik kamu mengonsumsi roti gandum yang kalorinya rendah tetapi tetap mengenyangkan. 

Resep Membuat Roti Gandum yang Praktis

Resep Membuat Roti Gandum yang Praktis
Ilustrasi roti gandum/credit: pexels.com/debbie

Bahan A: 

  • 240 gram tepung terigu protein tinggi
  • 30 gram tepung terigu protein rendah
  • 30 gram tepung gandum
  • 2 sdm susu bubuk
  • 30 gram gula pasir
  • 1 sdt ragi
  • 25 gram whipped cream bubuk, dilarutkan dengan 30 gram air
  • 180 ml susu cair dingin

Bahan B:

  • 30 gram mentega
  • 3 gram garam

Cara membuat roti gandum: 

  1. Campur semua bahan kering dari Bahan A.
  2. Tuang susu ke adonan kering dengan dikocok menggunakn mixer selama 5 menit.
  3. Masukkan mentega dan garam. Kocok dengan mixer berkecepatan sedang sekitar 20 menit sampai adonan kalis.
  4. Bulatkan adonan. Diamkan 1 jam.
  5. Gilas dan gulung adonan memanjang.
  6. Olesi loyang dengan minyak.
  7. Masukkan adonan ke loyang. Tutup, dan diamkan selama 1 jam.
  8. Panaskan oven 180 derajat celcius selama 10 menit.
  9. Panggang roti selama sekitar 30 menit sampai matang.

Jika sudah dingin, roti bisa dikeluarkan dari loyang dan dipotong-potong sesuai selera.

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela