Apa Bedanya Tepung Sagu dan Tepung Tapioka? Cek 5 Hal Ini

Febi Anindya Kirana24 Mei 2022, 14:15 WIB
Diperbarui 24 Mei 2022, 14:15 WIB
tepung sagu tapioka

Fimela.com, Jakarta Ada banyak sekali jenis tepung yang digunakan dalam memasak maupun membuat kue. Beberapa di antaranya ada tepung sagu dan tepung tapioka. Meski bisa saling menggantikan dalam beberapa resep, tapi perlu diketahui bahwa tepung sagu dan tepung tapioka adalah jenis yang berbeda. Apa bedanya tepung sagu dan tepung tapioka? Yuk simak perbedaannya berikut ini.

1. Bahan dasar

Tepung sagu terbuat dari pohon sagu, sedangkan tepung tapioka terbuat dari singkong. Tepung sagu dibuat dari endapan pati batang sagu yang sebelumnya sudah dihaluskan dan dicampur air. Ketika endapannya diambil dan dijemur atau dikeringkan, maka jadilah tepung sagu. Sedangkan tepung tapioka, merupakan hasil dari pengeringan pati singkong.

2. Tekstur dan warna

tepung kanji
Ilustrasi tepung kanji yang terbuat dari singkong/copyright shutterstock.com/RHJPhtotos

Dilihat dari penampilan tepung sagu dan tapioka mungkin sama-sama putihnya tapi tepung tapioka punya warna putih bersih sedangkan tepung sagu warnanya lebih keruh atau kekuningan. Secara terkstur, tepung sagu cenderung kering dan kesat jika dipegang oleh tangan sedangkan tepung tapioka memiliki tekstur kering dan licin. Satu hal yang membuat tepung sagu maupun tapioka sama adalah jenisnya yang sama-sama bebas gluten (gluten free) karena termasuk kategori tepung pati.

3. Fungsi

Tepung sagu dan tapioka memiliki fungsi yang hampir sama dalam masakan, yaitu memberi tekstur lengket, kenyal dan elastis saat diangkat pada adonan basah. Sedangkan untuk adonan seperti membuat kue kering, keduanya memiliki fungsi memberikan tekstur keras, tapi renyah dan lembut ngeprul di mulut. Tepung tapioka juga sering jadi bahan pengental untuk masakan yang ditumis atau membutuhkan kuah kental.

4. Penggunaan

tepung tapioka
ilustrasi tepung tapioka singkong/copyright by Shutterstock

Dalam pembuatan makanan, tepung sagu mungkin lebih umum digunakan untuk membuat papeda, kapurung, mutiara, pempek, bakso, kue sagu, selendang mayang dan lainnya. Sedangkan tapioka digunakan untuk membuat cilok, cireng, cimol, bakso, ronde, dan kerupuk. Tepung sagu maupun tapioka juga bisa diolah menjadi kue kering semprit. Tapi umumnya untuk berbagai kue basah, tepung tapioka lebih sering digunakan.

5. Ketersediaan di pasar

Umumnya tepung tapioka lebih mudah ditemukan dan didapatkan di pasar atau toko-toko kecil di pedesaan karena distribusinya lebih banyak di berbagai daerah terutama di Pulau Jawa. Untuk beberapa daerah seperti Maluku dan Papua mungkin tepung sagu cenderung mudah ditemui seperti halnya tepung tapioka.

Itu dia perbedaan tepung sagu dan tepung tapioka. Jadi jangan salah mengira kalau keduanya tepung yang sama ya!

#Women for Women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela