Makna dari 10 Jenis Makanan khas Imlek yang Dipercaya Membawa Keberuntungan, Apa Saja?

Gayuh Tri Pinjungwati21 Jan 2023, 11:50 WIB
Diperbarui 21 Jan 2023, 11:50 WIB
makanan khas Imlek

Fimela.com, Jakarta Perayaan Imlek dipercaya membawa banyak keberuntungan bagi masyarakat Tionghoa. Di Cina dan negara Asia lainnya, Tahun Baru Imlek akan dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2023. Pada perayaan Imlek tahun ini, hewan kelinci dipercaya sebagai hewan keberuntungan yang melambangkan keanggunan dan keindahan.

Nah, tentunya tahun baru Imlek tidak terlepas dari hidangan istimewa yang juga membawa keberuntungan. Sebagian besar orang membuat beberapa jenis hidangan yang wajib dihidangkan saat perayaan Imlek. Selain untuk disantap, ternyata makanan-makanan tersebut juga memiliki dan membawa keberuntungan bagi yang menyantapnya. Lalu jenis makanan apa saja yang dihidangkan saat perayaan Imlek dan seperti apa makna dari makanan tersebut? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Dumpling

Menurut legenda kuno, jumlah dumpling yang dimakan selama perayaan Tahun Baru Imlek memprediksi jumlah uang yang akan dihasilkan di tahun mendatang artinya semakin banyak jumlah dumpling yang dimakan, maka semakin baik. Meskipun babi adalah isian pangsit yang paling umum, kamu juga bisa memilih udang, ayam, atau sayuran sebagai isiannya.

2. Mie Panjang Umur

Pastikan untuk menyajikan hidangan ini jika Sahabat Fimela mengadakan pesta Tahun Baru Imlek. Dikenal sebagai changshou mian, yang berarti "mie umur panjang", mie ini panjangnya mencapai dua kaki. Menurut tradisi Tionghoa, semakin panjang mie, semakin banyak keberuntungan yang didapatkan.

3. Lumpia

Lumpia dipercaya masyarakat Tionghoa membawa keberuntungan. Isian lumpia sendiri bisa beraneka ragam sesuai dengan selera. Namun yang paling umum isian dari lumpia ini adalah daging, tauge, wortel parut, kol dan berbagai sayuran lainnya.

4. Jeruk

jeruk mandarin
Ilustrasi/copyrightshutterstock/HealthHappy HH

Jeruk mandarin, jeruk keprok, dan pomelo adalah hidangan yang selalu ada dalam perayaan Tahun Baru Imlek yang umum karena dipercaya membawa keberuntungan dan kebahagiaan. Bagi masyarakat Tionghoa jeruk sangat mirip dengan kata keberuntungan dan kekayaan. Warna emas juga melambangkan kemakmuran.

5. Tangyuan

Hidangan manis ini adalah makanan umum Tahun Baru Imlek karena alasan bentuknya yang bulat menandakan persatuan. Hidangan berbentuk bulat ini juga melambangkan keharmonisan dan kebersamaan keluarga karena namanya (tang yuan) terdengar seperti kata “reuni” dalam bahasa Tionghoa.

6. Ikan

Ikan merupakan salah satu hidangan yang juga dianggap membawa banyak keberuntungan. Biasanya ikan yang diolah untuk hidangan saat perayaan Imlek adalah ikan Bandeng. Ikan dipercaya membawa kesuksesan di tahun mendatang.

7. Nian Gao

nian gao
Nian gao./Copyright shutterstock.com/g/Pasakorn+Hansetagan

Kue tepung ketan ini awalnya digunakan sebagai sesajian saat upacara ritual. Sekarang, orang makan nian gao pada hari pertama tahun membawa kesehatan, kekayaan, dan kebahagiaan.

8. Fa Gao

Kue tepung beras kukus (fa gao) ini terkenal dengan bagian atasnya yang terbelah mirip dengan roti kukus. Menurut tradisi, semakin banyak bagian kue yang terbelah, semakin beruntung dirimu di tahun baru. Fa gao diterjemahkan menjadi "kue kemakmuran", jadi tidak mengherankan jika suguhan ini menjadi makanan Tahun Baru Imlek yang populer.

9. Kue Almond

Kue almond Cina, juga dikenal sebagai kue bulan almond, dianggap membawa keberuntungan finansial di tahun baru. Bentuknya yang bulat menyerupai koin yang melambangkan kekayaan dan keberuntungan.

10. Ayam Utuh

Menyajikan ayam utuh termasuk kepala dan kaki dianggap merayakan keutuhan dan kemakmuran di tahun baru. Ayam adalah sesuatu yang membawa keberuntungan dan kekayaan besar dan juga melambangkan kesatuan keluarga.

Nah, dari beberapa jenis makanan di atas, hidangan mana nih yang sering Sahabat Fimela sajikan saat perayaan Imlek? 

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela