Syarat dan Lokasi Menerima Vaksin Pfizer di Jakarta, Ketahui Efek Sampingnya

Anisha Saktian Putri24 Agu 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 24 Agu 2021, 12:00 WIB
Vaksin Pfizer tiba di Indonesia/unsplash Mat Napo

Fimela.com, Jakarta Vaksin Pfizer dengan merek COMIRNATY sebanyak 1.560.780 juta dosis tiba di Indonesia pada Kamis lalu melalui skema pembelian langsung. Diperuntukan bagi masyarakat umum yang belum pernah menerima vaksin Covid-19 sebelumnya secara gratis.

Secara bertahap, 50 juta vaksin Pfizer akan tiba di Indonesia tahun ini melalui skema tersebut. Jumlah tersebut tidak termasuk vaksin Pfizer yang akan didapatkan secara gratis melalui skema GAVI/Covax sebesar 4,6 juta dosis dalam beberapa minggu kedepan.

Pada tahap awal, vaksin ini telah didistribusikan ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Tanggerang Selatan dan Bekasi.

Prioritas pemberian ke wilayah Jabodetabek dikarenakan sistem logistik yang kompleks dibandingkan dengan jenis vaksin lainnya. Vaksin Pfizer membutuhkan penanganan dan penyimpanan yang khusus dan harus segera digunakan, karena secara spesifikasi vaksin ini harus disimpan khusus di dalam tempat dengan suhu yang sangat rendah antara – 90 hingga – 60 derajat Celcius.

“Vaksin ini harus disiapkan oleh petugas kesehatan yang sudah dilatih menggunakan teknik tertentu dalam menangani rantai dingin, termasuk cara mencairkan dan mengencerkan vaksin sebelum disuntikan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, MKM melansir lama website Kementerian Kesehatan.

Efikasi dan efek samping vaksin Pfizer

Efikasi dan efek samping vaksin Pfizer/unsplash Mika
Efikasi dan efek samping vaksin Pfizer/unsplash Mika

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, vaksin Pfizer dapat digunakan mulai usia 12 tahun ke atas. Izin darurat penggunaan (Emergency Use Authorization/EUA) sudah dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Data hasil uji klinis menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer, sekitar 95 persen, kecil kemungkinan terkena Covid-19 dibandingkan orang yang tidak mendapatkan vaksin virus corona.

Efikasi vaksin Pfizer tersebut yakni dari kelompok lanjut usia, 65 tahun, serta mereka yang memiliki kondisi medis tertentu atau penyakit penyerta (komorbid).

Bahkan, efikasi untuk orang usia 19 tahun ke atas mencapai 95 persen. Dan usia 12-15 tahun efikasi vaksin mencapai 100 persen.

dr. Adam Prabata dalam Instagramnya mengatakan, setelah suntik efek samping biasanya nyeri, bengkak, kemerahan pada tangan yang di suntik. Hingga, demam, lelah, dan nyeri kepala.

Tidak ada efek samping serius pada uji klinis fase 1-3. Bahkan tidak ada orang yang meninggal dunia karena pemberian vaksin Pfizer pada uji klinis. Maka kesimpulannya, vaksin Pfizer sudah terbukti aman hingga 95 persen mencegah Covid-19 bergejala.

Bahkan telah terbukti efektif mencegah varian delta, 79-88 persen mencegah covid-19 bergejala, 96 persen mencegah rawat inap karena covid.

Lokasi dan syarat

Ilustrasi vaksin
Ilustrasi vaksin (Foto: unsplash.com)

Berikut lokasi yang sudah melayani suntik vaksin pfizer:

Jakarta Pusat

Puskesmas Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat

Jakarta Utara

Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara

RSIA Family, Jakarta Utara

RSUD Tugu Koja, Jakarta Utara

Jakarta Barat

RSPI Puri Indah, Jakarta Barat

Jakarta Selatan

RS Prikasih, Jakarta Selatan

Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan

Puskesmas Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan

RSUD Jati Padang, Jakarta Selatan

Puskesmas Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan

UPK Kemenkes Rasuna Said, Jakarta Selatan

BPSDM Kemenkes Hang Jebat, Jakarta Selatan

Jakarta Timur

Puskesmas Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur

RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur

RS Tk. IV Kesdam Cijantung, Jakarta Timur

RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur

Dengan persyaratan,

Memiliki KTP Jakarta atau berdomisili di Jakarta

Belum pernah mendapat dosis 1 dan 2 vaksin Covid-19

Tidak berlaku untuk booster atau dosis ke tiga

Berusia di atas 12 tahun

Boleh untuk ibu hamil, ibu menyusui, sasaran yang memiliki autoimun, komorbid berat, penyakit kronis hingga gangguan imunologi

Harus memiliki surat rekomendasi bagi pemilik komorbid atau penyakit berat

Bagi warga Ibu Kota yang dilakukan secara online melalui aplikasi JAKI.

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓