Ketahui Waktu yang Terbaik untuk Minum Kopi Demi Menjaga Kesehatan Pencernaan

Imelda Rahma20 Sep 2021, 11:08 WIB
Diperbarui 20 Sep 2021, 11:24 WIB
Mengonsumsi Kopi

Fimela.com, Jakarta Selain minum teh, sebagian besar dari kamu pasti memulai hari dengan minum kopi. Alasannya kandungan kafein yang ada dalam kopi akan meningkatkan produksi hormon adrenal dalam tubuh sehingga akan membuatmu lebih bersemangat, fokus, dan tidak mudah mengantuk.

Tak hanya memperhatikan jenis kopi yang kamu minum, kamu pun wajib memperhatikan waktu yang tepat untuk minum kopi. Sebabnya menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, sebagian besar orang saat ini minum kopi di waktu yang salah.

Kesalahan ini apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama akan memengaruhi kondisi kesehatan pencernaan. Oleh karena itu, sebaiknya kamu tahu waktu yang tepat untuk mengonsumsi kopi demi menjaga kesehatan. 

Dilansir dari beragam sumber, berikut Fimela.com akan mengulas waktu yang tepat untuk mengonsumsi kopi. Simak semua ulasannya di bawah ini. 

Waktu Terbaik untuk Minum Kopi

Waktu Terbaik untuk Minum Kopi
Ilustrasi Mengonsumsi Kopi Credit: pexels.com/Rachel

Kopi sebaiknya dikonsumsi saat produksi hormon kortisol rendah, sedangkan pagi hari biasanya hormon ini berada pada puncaknya. Hormon kortisol atau yang biasa disebut hormon stres ini berperan dalam meningkatkan kewaspadaan.

Biasanya, kadar kortisol naik pada pukul: 08.00-09.00 pagi. Kemudian, 12.00-13.00 siang dan terakhir 17.30-18.30 sore. Untuk itu, ada baiknya jika kamu menahan diri agar tidak langsung minum kopi setelah bangun tidur. Pukul 09.30 -11.30 menjadi waktu di mana kadar kortisol dalam tubuh menurun. 

Waktu lainnya yang juga baik untuk mengonsumsi kopi adalah sebelum berolahraga. Efeknya, bisa mengangkat beban lebih berat atau berlari lebih cepat. Sebaiknya, konsumsi kopi minimal 30 menit sebelum memulai olahraga untuk mendapat hasil dan energi yang maksimal.

Efek kafein dalam tubuh bisa bertahan hingga 6 jam lamanya. Untuk itu, disarankan agar berhenti mengkonsumsi kopi di sore hari. Terakhir, kopi atau minuman berkafein lainnya sebaiknya tidak dikonsumsi berdekatan dengan jam makan.

Efek Samping Mengonsumsi Kopi secara Berlebihan yang Patut Diwaspadai

Efek Samping Mengonsumsi Kopi secara Berlebihan yang Patut Diwaspadai
Ilustrasi Mengonsumsi Kopi Credit: pexels.com/Andrea

1. Tidak Baik untuk Jantung

Bahaya minum kopi berlebihan yang pertama adalah dapat membahayakan jantung. Bahaya kopi yang timbul jika konsumsi kopi secara berlebihan yaitu menyebabkan jantung berdetak kencang, menjadi tidak teratur, dan menyebabkan kejang.

Selain itu, kopi yang tidak disaring juga dapat memicu beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal itu karena kopi meningkatkan homocysteine (salah satu jenis asam amino pembentuk protein) yang diduga berhubungan erat dengan terjadinya serangan jantung, peningkatan lemak dalam darah, serta kolesterol.

2. Tidak Baik untuk Tulang

Bahaya minum kopi berlebihan selanjutnya adalah dapat membahayakan kesehatan tulang. Kopi yang masuk ke dalam tubuh dapat mengikis kalsium dari dalam tubuh dan mengeluarkannya melalui urine. Kondisi ini bisa menyebabkan osteoporosis dan melemahnya tulang.

Jika kamu menderita osteoporosis, sebaiknya kurangi konsumsi kopi, maksimal konsumsi 300 mg per hari. Selain itu, usahakan untuk mengonsumsi kalsium dalam bentuk suplemen untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian kamu.

3. Tidak Baik untuk Kehamilan

Berikutnya, bahaya minum kopi berlebihan tidak baik untuk kehamilan. Sebenarnya mengonsumsi kopi saat hamil masih aman jika tidak berlebihan. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak, maka dapat menyebabkan perkembangan bayi terhambat dan bahkan keguguran.

Kopi yang ibu hamil konsumsi akan masuk ke dalam aliran darah, kemudian masuk ke dalam plasenta. Akibatnya, detak jantung bayi akan meningkat. Selain itu, konsumsi kafein juga dapat mengganggu produksi estrogen yang bisa membuat kamu sulit hamil.

4. Menimbulkan Masalah Pencernaan

Menimbulkan berbagai masalah pencernaan merupakan salah satu bahaya minum kopi berlebihan. Jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi bisa menyebabkan diare, meningkatkan asam lambung, menyebabkan sindrom iritasi pada usus, dan membuat tubuh mengalami dehidrasi.

Sebagian orang yang ingin menurunkan berat badan berpikir bahwa mengonsumsi kopi dapat membantu menurunkan berat badan. Kopi merupakan stimulan yang juga dapat meningkatkan metabolisme. Namun, kamu harus berhati-hati untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

5. Mengancam Kesehatan Lambung

Masih terkait dengan pencernaan, bahaya minum kopi berlebihan dapat mengancam kesehatan lambung. Hal ini karena kopi memiliki rasa asam sehingga sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki luka atau masalah di lambung.

Jika kamu punya kebiasaan ngopi setiap hari di waktu pagi, sistem pencernaan bisa terganggu. Apalagi jika kamu meminumnya saat perut masih kosong. Asam yang dimiliki kopi bisa memicu asam lambung.

Tanpa adanya makanan, cairan asam yang telanjur keluar tidak terpakai untuk mencerna makanan. Akhirnya, asam lambung pun menggenang di lambung. Akibatnya, cairan asam yang bersifat korosif ini bisa merusak lapisan lambung jika terjadi secara terus-menerus.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela