7 Penyebab Kaki Mati Rasa yang Perlu Diketahui, Tanda Gejala Penyakit

Imelda Rahma09 Des 2021, 17:35 WIB
Diperbarui 09 Des 2021, 18:23 WIB
Kaki Mati Rasa

Fimela.com, Jakarta Bagi sebagian orang, mati rasa pada tangan dan kaki merupakan hal yang biasa terjadi. Posisi duduk yang tidak banyak mengalami perubahan dapat menjadi salah satu penyebab mati rasa pada tangan dan kaki karena terlalu banyak tekanan pada saraf dan mengurangi aliran darah.

Mati rasa dan kesemutan, menyebabkan sensasi tertusuk tidak biasa yang dapat terjadi di bagian mana pun dari tubuh. Namun rasa seperti tertusuk-tusuk ini umumnya sering muncul di jari, tangan, kaki, atau pun lengan.

Mati rasa pada kaki dalam jangka waktu yang panjang, bisa jadi disebabkan adanya penyakit diabetes dan arteri perifer, aliran darah ke tungkai kaki tersumbat akibat penyempitan pembuluh darah dari jantung. Tentu saja konidisi seperti ini tidak bisa kamu sepelekan. 

Untuk itu, kamu sebaiknya tahu hal-hal yang menyebabkan kaki mati rasa. Berikut Fimela.com telah merangkum 7 penyebab kaki mati rasa yang perlu diketahui. Dilansir dari beragam sumber, simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

 

1. Saraf Terjepit

Saraf Terjepit
Ilustrasi Saraf Terjepit Credit: pexels.com/Haley

Penyebab kaki mati rasa yang pertama karena saraf terjepit. Seseorang mungkin mengalami kesemutan di kaki atau tangannya karena saraf terjepit di bagian punggung. Ini bisa terjadi akibat adanya cedera atau pembengkakan.

Gejala saraf terjepit lainnya termasuk nyeri dan gerakan tubuh terbatas. Penanganan untuk penderita saraf terjepit antara lain yaitu:

  • beristirahat
  • pengobatan
  • terapi fisik

Pembedahan adalah pilihan lain jika tidak ada penanganan yang efektif.

2. Terkena Lupus

Lupus
Ilustrasi Kaki Mati Rasa Credit: pexels.com/Cats

Lupus merupakan salah satu dari banyaknya penyakit autoimun yang dapat menyebabkan neuropati perifer, kerusakan sistem saraf tepi. Sering kali hal ini menyebabkan mati rasa pada tangan dan kaki.

Prosesnya mirip dengan saraf kejepit, jaringan yang meradang menimpa saraf, menyebabkan mati rasa, kesemuan, dan sensasi lainnya. Mati rasa ini terkadang dapat diatasi dengan merawat kondisi yang mendasarinya serta mengikuti gaya hidup sehat seperti mengonsumsi makanan yang seimbang dan berolahraga secara teratur.

3. Terpapar Racun

Terpapar Racun
Ilustrasi Kaki Mati Rasa Credit: pexels.com/Min

Penyebab kaki mati rasa yang ketiga karena racun atau toksin. Menelan sesuatu yang beracun atau terpapar racun yang terserap oleh kulit bisa menjadi penyebab kesemutan di kaki.

Racun yang dapat menyebabkan kondisi ini antara lain:

  • arsenik
  • talium
  • air raksa
  • antibeku

Penanganan untuk paparan toksin perlu dilakukan segera dan akan tergantung pada substansinya.

4. Mengonsumsi Alkohol

Mengonsumsi Alkohol
Ilustrasi Mengonsumsi Alkohol Credit: pexels.com/Mae

Alkohol merupakan bahan yang dapat merusak jaringan saraf. Minum terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan kondisi sejenis neuropati perifer, yang dikenal sebagai neuropati alkoholik.

Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dan kesemutan pada anggota badan, tangan, dan kaki. Gejala ini terjadi karena saraf tepi telah rusak akibat alkohol.

Dalam sebuah penelitian, tercatat 25 hingga 66 persen orang yang diklasifikasikan sebagai pecandu alkohol jangka panjang, mengalami neuropati alkoholik. Perawatan difokuskan untuk membantu individu menghentikan minuman alkohol ini.

5. Merasa Cemas

Merasa Cemas
Ilustrasi Merasa Cemas Credit: pexels.com/Karolina

Penyebab kesemutan yang keempat adalah kecemasan. Orang yang mengalami kecemasan bisa mengalami hiperventilasi, sehingga akan menyebabkan kesemutan di kaki.

Hiperventilasi adalah gejala umum dari kecemasan yang ditandai dengan pernapasan yang sangat cepat. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan kadar karbon dioksida dan oksigen, sehingga dapat menyebabkan kaki kesemutan.

Kesemutan di kaki dan kecemasan dinilai berkaitan secara psikologis. Penanganan untuk kecemasan ini antara lain: 

  • terapi perilaku kognitif
  • terapi bicara
  • obat anti kecemasan
  • aktivitas yang meningkatkan kesejahteraan hidup, seperti yoga, meditasi, dan mindfulness

6. Kehamilan

Kehamilan
Ilustrasi Kehamilan Credit: pexels.com/Leah

Kesemutan di kaki memang kerap dialami ketika seseorang sedang hamil. Rahim dapat menekan saraf di kaki seseorang saat bayinya mulai tumbuh. Hal inilah yang dapat menyebabkan kesemutan.

Tetap terhidrasi, mengubah posisi, dan beristirahat dengan mengangkat kaki dapat membantu meredakan kesemutan ini.

Seseorang harus menemui dokter jika:

  • kesemutan di kaki tidak kunjung hilang
  • anggota badan terasa lemah
  • kaki atau tungkai membengkak

7. Gejala Stroke

Gejala Stroke
Ilustrasi Kaki Mati Rasa Credit: pexels.com/Lina

Stroke dapat menyebabkan kerusakan otak yang dapat mempengaruhi bagaimana pikiran menginterpretasikan dan memproses sinyal saraf. Biasanya stroke dapat menyebabkan mati rasa dalam jangka waktu yang singkat ataupun panjang.

Lanjutkan Membaca ↓