12 Penyebab Pusing Saat Berdiri dan Faktor Lainnya yang Sering Kamu Rasakan

Vania Al kautsar14 Jan 2022, 12:16 WIB
Diperbarui 14 Jan 2022, 12:27 WIB
Pusing - Vania

Fimela.com, Jakarta Pada beberapa orang mungkin ini sebagai masalah yang sangat umum, terutama pada orang tua, tekanan darah turun yang berlebihan ketika mereka duduk atau berdiri hal ini sebuah kondisi yang disebut sebagai hipotensi ortostatik atau postural.

Saat kita tiduran atau duduk sejenak kemudian tiba tiba berdiri terkadang akan merasakan pusing, terkadang kita sangat mengkhawatirkan hal itu. Hipotensi ortostatik terkadang akan membuat seseorang merasa pusing dan bahkan dapat menyebabkan pingsan.

Terkadang hipotensi ortostatik ini dapat berlangsung lama dan menjadi masalah yang cukup serius, ada baiknya jika kamu menemui dokter. Hipotensi ortostatik ini juga merupakan tanda dari sebuah masalah kesehatan lainnya. Untuk kamu yang penasaran dengan pusing saat berdiri yuk cari tahu apa saja penyebab nya:

1. Dehidrasi

Dehidrasi
Ilustrasi Dehidrasi/https://www.shutterstock.com/Fizkes

Ternyata dehidrasi dapat mempengaruhi kesehatan tubuh kita, demam, muntah, tidak cukup minum cairan ataupun diare yang parah juga akan menyebabkan dehidrasi yang menurunkan volume darah. Tentu dehidrasi ringan juga dapat menyebabkan gejala hipotensi ortostatik, seperti kelemahan, pusing, dan kelelahan.

2. Masalah Jantung

Beberapa kondisi jantung juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah termasuk detak jantung yang sangat rendah atau disebut bradikardi ya. Masalah katup jantung, serangan jantung dan gagal jantung merupakan penyebab nya. Ada beberapa kondisi yang dapat mencegah tubuh kamu untuk merespon cukup cepat masalah ini lebih banyak darah saat berdiri.

3. Masalah Endokrin

Akibat Flu hingga Penyakit Tiroid
Ilustrasi Flu Credit: pexels.com/Andrea

Selanjutnya masalah endokrin ini, berkaitan dengan kondisi tiroid dan gula darah rendah yang dapat menyebabkan hipotensi ortostatik. Selain itu diabetes juga dapat merusak saraf yang akan bantu mengirim sinyal dan mengatur tekanan darah.

4. Gangguan Sistem Saraf

Ada beberapa gangguan sistem saraf seperti penyakit parkinson, atrofi sistem ganda, dan beberapa lainnya yang akan mengganggu sistem pengaturan tekanan darah normal tubuh kamu.

5. Faktor Makanan

Makan - Vania
Ilustrasi Makan/https://unsplash.com/Niklas Hamann

Seringkali beberapa faktor makanan juga akan sangat berpengaruh dalam tubuh kamu, maka dari itu sangat dianjurkan bagi kamu yang memiliki beberapa masalah penyakit untuk memilih makanan yang sesuai. Beberapa orang memiliki tekanan darah rendah setelah makan, kondisi ini juga akan lebih sering terjadi bagi beberapa orang dewasa maupun lebih tua lainnya.

Faktor Risiko

Pusing
Ilustrasi Demam dan Sakit Kepala Credit: pexels.com/pixabay

6. Usia

Hipotensi ortostatik atau pusing saat berdiri sering terjadi pada mereka yang berusia 60 tahun ke atas. Ada beberapa sel khusus di dekat arteri jantung dan leher yang akan mengatur tekanan darah dan memperlambat seiring bertambahnya usia.

7. Obat-Obat

Beberapa obat yang kita konsumsi tentu akan memberikan efek bagi kita, termasuk obat yang kita gunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi maupun penyakit jantung juga akan pengaruh dalam kesehatan tubuh kita. Terkadang ada beberapa obat lainnya akan meningkatkan risiko hipotensi ortostatik termasuk obat yang digunakan untuk mengobati penyakit parkinson.

8. Penyakit Tertentu

perempuan sakit pusing
ilustrasi perempuan sakit/copyright by Doucefleur (Shutterstock)

Beberapa masalah jantung seperti serangan jantung maupun gagal jantung juga dapat menyebabkan kerusakan saraf yang akan meningkatkan risiko tekanan darah rendah.

9. Paparan Sinar Matahari

Saat berada di luar ruangan dengan terik panas matahari yang berlebihan tentu akan membuat kita berkeringat berlebih dan memungkinkan kita terkena dehidrasi, hal ini tentu akan menurunkan tekanan darah dan memicu adanya hipotensi ortostatik.

10. Istirahat Saat Sakit

Sakit Kepala
Ilustrasi Sakit kepala/https://www.shutterstock.com/Freedom Life

Ketika kamu sedang sakit tentu akan membutuhkan waktu lama untuk beristirahat, hal ini terkadang akan membuat kamu semakin lemah. Mungkin yang kamu rasakan ketika berdiri akan sangat pusing, hal ini tentu akan membuat kamu mengalami hipotensi ortostatik.

11. Kehamilan

Saat kita sedang hamil ternyata ada beberapa sistem peredaran darah yang akan berkembang pesat, tekanan darah kemungkinan juga akan turun. Hal ini merupakan normal, tetapi terkadang tekanan daerah juga akan kembali meningkat sebelum hamil setelah kamu melahirkan.

12. Akohol

[Fimela] Minuman beralkohol
Minuman beralkohol | unsplash.com

Minum alkohol yang berlebihan juga akan memberi dampak buruk untuk kesehatan tubuh kita, salah satunya hal ini juga dapat meningkatkan risiko terkena hipotensi ortostatik.

Meskipun terkadang pusing saat berdiri dapat menandakan suatu masalah yang serius, ada beberapa saat kamu merasa pusing saat berdiri bukan menjadi masalah yang serius. Jika pusing saat berdiri sering berkaitan dengan dehidrasi usahakan untuk minum air putih yang cukup dan hindari beberapa olahraga berat saat kadar cairan kamu melemah atau rendah.

Merasa pusing saat berdiri meskipun bukan masalah yang serius terkadang kamu juga dapat mengatasi masalahnya sendiri. Apapun penyebabnya, kamu tetap harus menjaga kesehatan dan tetap berhubungan dengan dokter maupun penyedia layanan kesehatan untuk mengetahui pencegah terjadinya beberapa masalah kesehatan tubuh.

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela