9 Penyebab Kadas atau Kurap dan Gejalanya yang Harus Diwaspadai

Kezia Prasetya Christvidya17 Jan 2022, 11:11 WIB
Diperbarui 17 Jan 2022, 12:22 WIB
kulit-kezo

Fimela.com, Jakarta Kadas atau kurap adalah penyakit kulit yang disebabkan karena infeksi jamur. Penyakit kulit ini menyebabkan ruam di area wajah, kepala, pantat hingga selangkangan.

Saat mengalami kadas atau kurap, maka area kulit tersebut akan mengalami kemerahan dengan bentuk melingkar seperti cincin atau cacing. Kondisi ini sering kali disebut dengan ringworm. Ruam yang muncul di kulit ini, sering kali disertai dengan rasa gatal, panas dan perih.

Penyakit kulit ini bisa dialami segala usia, apalagi jika orang tersebut memiliki riwayat penyakit tertentu, atau memiliki sistem imunitas tubuh yang lemah. Berikut gejala dan penyebab kadas atau kurap yang wajib diwaspadai:

Gejala Kadas atau Kurap

kulit-kezo
ilustrasi eksim/goffkein.pro/shutterstock

Kadas dan kurap bisa muncul di area kulit kepala, di wajah, tangan, tubuh, kaki atau di bagian selangkangan. Gejala yang sering kali dialami penderitanya adalah muncul ruam di area kulit, yang ditandai dengan kemerahan dan berbentuk lingkaran.

Selain itu, kadas atau kurap ini menyebabkan kulit menjadi bersisik, kering, kasar dan keras. Di area kulit tersebut akan muncul bintil dengan nanah, yang menyebabkan rasa sangat gatal, panas dan perih.

Jika muncul gejala seperti ini, sebaiknya jangan digaruk atau dikelupas kulitnya. Karena ruam ini bisa melebar dan kadas atau kurap bertambah di kulit. Lebih baik konsultasi kepada dokter dan obati dengan tepat.

Penyebab Kadas atau Kurap

kulit-kezo
ilustrasi eksim/nednapa/shutterstock

Secara umum, penyakit kulit yang disebut dengan kadas atau kurap ini, disebabkan karena adanya infeksi jamur yang menyerang kulit di bagian tertentu. Tetapi penyakit kulit ini juga disebabkan karena beberapa macam faktor, seperti berikut ini:

  1. Perubahan cuaca yang menyebabkan lingkungan menjadi lembap, sehingga jamur lebih cepat berkembang biak.
  2. Bertukar atau menggunakan pakaian atau handuk yang sama dengan orang yang sedang mengalami infeksi jamur kulit.
  3. Bersentuhan kulit dengan orang yang sedang terinfeksi.
  4. Memiliki sistem imunitas tubuh yang lemah.
  5. Sering menggunakan pakian yang ketat dan tidak menyerap keringat.
  6. Obesitas.
  7. Memiliki riwayat penyakit diabetes.
  8. Jarang mandi atau membersihkan tubuh.
  9. Menggunakan obat-obatan yang mengandung steroid.

Cara Mengobati Kadas atau Kurap

kulit-kezo
ilustrasi eksim/Pixel-Shot/shutterstock

Tak perlu khawatir kalau mengalami penyakit kulit yang disebut kadas atau kurap ini. Karena penyakit kulit ini dapat diobati dan dicegah, agar tidak menular ke orang lain atau menyebar keseluruh tubuh.

Untuk mengobati kadas atau kurap, kamu bisa membeli obatya di apotik tanpa obat dokter, yang berupa salep dengan kandungan clotrimazole atau miconazole. Kalau obat ini tidak menyembuhkan kurap selama lebih dari 2 minggu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar lebih cepat ditangani dan mendapatkan obat yang tepat.

Selain menggunakan obat-obatan, penyakit kulit ini bisa dicegah dengan cara menjaga kesehatan kulit, seperti mandi 2 kali sehari, mengganti pakaian yang basah atau lembap, menjaga suhu ruangan dengan stabil, tidak bersentuhan fisik dengan orang yang memiliki kadas atau kurap, dan tidak menggaruk area yang gatal.

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela