7 Penyebab Badan Terasa Dingin yang Sering Kamu Alami

Vania Al kautsar27 Jan 2022, 09:06 WIB
Diperbarui 27 Jan 2022, 09:55 WIB
Sakit - Vania

Fimela.com, Jakarta Pernahkah kamu merasakan dingin sehingga membuat kamu ingin berada di dalam selimut terus? Padahal cuaca yang sangat panas dan mendukung kamu untuk melakukan segala aktivitas. Selain itu kamu juga akan mengalami menggigil, kaki terasa dingin, dan selalu dingin sepanjang waktu.

Merasa dingin sesekali atau hanya pada hari-hari tertentu mungkin bukanlah masalah yang cukup serius, tapi jika hal ini mulai menganggu rutinitas dan aktivitas sehari-harimy menjadi masalah yang cukup serius. Jika kamu merasa lelah atau dingin, serta adanya masalah badan seperti pusing, maupun sesak napas. Ada baiknya jika kamu menemui dokter untuk memeriksa dan mendapatkan obat.

Merasa dingin mungkin sebegai persepsi penurunan suhu tubuh atau perasaan bahwa tubuh kamu akan jauh lebih dingin dari biasanya. Selain itu kamu juga dapat merasa kedinginan saat suhu tubuh di bawah normal (hipotermia), jika kamu sedang mengalami suhu tubuh yang sangat dingin berikut beberapa penyebab tubuh dingin yang bikin penasaran:

1. Hipotiroidisme

Sakit - Vania
Ilustrasi Sakit/https://unsplash.com/Engin Akyurt

Penyebab dingin yang mungkin kamu alami adalah adanya gejala hipotiroidisme, hal ini akan terjadi ketika kelenjar tiroid tidak dapat menghasilkan cukup hormon tiroid.

Hormon inilah yang terkadang akan membantu dan mengatur metabolism dan suhu tubuh. Selain itu ketika tiroid tidak dapat menghasilkan cukup hormon tiroid, maka proses tubuh akan melambat. Berikut beberapa gejala hipotiroidisme:

  • Merasa dingin.
  • Kelelahan.
  • Depresi.
  • Sembelit.
  • Masalah menstruasi.
  • Detak jantung yang melemah.

2. Penyakit Raynaud (Gangguan Pembuluh Darah)

Penyakit Raynaud akan mempengaruhi arteri di jari tangan, jari kaki, bahkah keduanya. Arteri ini juga akan menyempit dan mengurangi aliran darah, terkadang jari tangan dan kaki juga akan membiru dan putih. Selain itu jika aliran darah kembali, maka jari tangan dan kaki akan menjadi merah dan memiliki dampat mati rasa maupun nyeri.

3. Anemia

Sakit - Vania
Ilustrasi Sakit/https://unsplash.com/Engin Akyurt

Anemia yang terjadi pada seseorang dikarenakan mereka tidak memiliki cukup sel darah merah yang beredar dan membawa oksigen ke seluruh tubuhnya, selain itu gejala anemia juga akan mengalami rasa dingin yang disebabkan karena kekurangan oksigen. Berikut beberapa gejala lain yang mencakup:

  • Terasa dingin di tangan maupun kaki.
  • Kelemahan atau kelelahan.
  • Pusing atau sakit kepala ringan.
  • Kesulitan bernapas.
  • Peningkatan denyut jantung.
  • Sakit kepala.

Kulit pucat.

Selanjutnya terdapat beberapa jenis anemia, yang dapat membuat kamu merasakan dingin:

Anemia Defisiensi Besi

Anemia ini merupakan salah satu jenis yang paling umum, dan dapat terjadi karena kehilangan darah yang disebabkan oleh penyerapan zat besi yang buruk. Orang yang sedang hamil terkadang juga akan berisiko mengalami anemia defisiensi besi.

Anemia Defisiensi Vitamin

Selanjutnya anemia ini terjadi karena kekeurangan nutrisi, rendahnya tingkat vitamin B-12 dan asam folat pada seseorang akan menyebabkan anemia, hal ini terjadi karena asupan makanan yang tidak memadai.

4. Anoreksi Nervosa

Makan - Vania
Ilustrasi Makan/https://unsplash.com/Helena Lopes

Anoreksia nervosa, merupakan gangguan makan yang ditandai dengan penurunan berat badan atau penambahan berat badan yang tidak memadai. Seseorang yang mengalami anoreksia biasanya akan membatasi asupan makanan mereka dan berolahraga berlebihan.

Terkadang anoreksia juga akan membuat seseorang mengalami tubuh dingin karena lemak lemak tubuh yang tidak mencukupi, berikut beberapa gejala lain dari anoreksia yang mungkin kamu alami:

  • Penurunan berat badan.
  • Masalah perut, seperti sembelit, maupun kram.
  • Kesulitan berkonsentrasi.
  • Pusing atau pingsan.
  • Rambut atau kuku yang kering dan rapuh.
  • Kelemahan.

5. Penyakit Arteri Prifer

Sakit Kepala - Vania
Ilustrasi Sakit Kepala/https://unsplash.com/Anh Nguyen

Penyakit ini akan terjadi ketika plak menumpuk di arteri yang akan membawa darah ke seluruh tubuh, nama lain dari penyakit arteri prifer adalah “ateroskleorsis”. Biasanya plak di arteri akan membuatnya menjadi lebih sempit dan sulit bagi darah untuk mengalir.

Penyakit ini juga akan sering menyebabkan penurunan aliran darah ke ekstremitas, menciptakan perasaan dingin, mati rasa, kesemutan, penyakit arteri prifer terkadang juga dapat menyebabkan kematian jaringan.

 

6. Dehidrasi

Dehidrasi
Ilustrasi Dehidrasi/https://www.shutterstock.com/Fizkes

Air akan membentu 60% dari tubuh kamu, hal ini tentu akan memerangkap panas dan kemudian akan melepaskannya untuk membantu menjaga tubuh kamu tetap hangat.

Saat kamu mengalami dehidrasi maka tubuh tidak akan mengatur panas dengan baik dan membuat kamu merasa sangat kedinginan. Air juga memiliki konribusi untuk tubuh, terutapa pada metabolism, jadi tingkat metabolisme yang lebih rendah akan membuat kamu kedinginan.

7. Tidur yang Buruk

Kurang tidus atau insomnia terkadang akan membuat perasaan kamu menjadi lebih dingi, tetapi kemungkinan lainnya hal ini dikarenakan dengan adanya penurunan fungsi hipotalamus dan kelenjar endokrin lainnya yang akan menghasilkan metabolisme yang lebih rendah.

Ternyata tubuh yang selalu terasa dingin menjadi salah satu penyebab faktor kesehatan tubuh kamu yang kurang baik, jika kamu mengalami gejala lainnya seperti terasa lemah, sesak napas, dan pusing ada baiknya periksa ke dokter untuk minta pengobatan yang tepat.

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela