Sukses

Health

5 Penyebab Panas Naik Turun yang Sering Terjadi

Fimela.com, Jakarta Terkadang ada banyak alasan mengapa seseorang mengalami panas naik turun, hal yang sering terjadi karena adanya faktor lingkungan, gaya hidup, obat obatan, usia, hormon, dan beberapa keadaan emosional yang dimilikinya. Dalam beberapa kondisi mungkin seseorang akan mengalami panas naik turun, terkadang hal ini akan membuat mereka bingung apakah merasa demam atau tidak.

Seseorang yang panas naik turun biasanya akan merasa kepanasan bahkan bisa sampai berkeringat berlebihan atau bahkan tidak berkeringat sama sekali. Beberapa orang diantaranya mungkin akan terlihat panas dengan memiliki kulit merah atau terisi teriritasi.

Mungkin kamu pernah merasakan panas dalam waktu yang cukup lama, setelah itu akan merasa dingin atau badan terasa sehat. Tetapi beberapa hari kemudian kamu juga akan merasa panas lagi, berikut beberapa penyebab seorang panas naik turun:

1. Kecemasan

Ketika seseorang merasa sangat stress atau cemas mungkin akan mengalami beberapa gejala fisik termasuk merasa panas dan berkeringat. Hal ini akan terjadi ketika tubuh merespon dan meningkatkan detak jantung serta menyuplai darah ke otot-otot mereka. Seseorang yang merasa cemas atau stress mungkin juga akan merasakan beberapa hal berikut ini:

  • Peningkatan denyut jantung.
  • Otot tegang.
  • Pernapasan cepat.

2. Hipotiroidisme

Hipertiroid akan terjadi ketika kelenjar tiroid seseorang menjadi terlalu aktif dan membuat mereka terlalu banyak hormon tiroid. Hormon tiroid inilah yang dapat mempengaruhi bagaimana tubuh menggunakan energi kita, seseorang yang memiliki hipertiroidisme akan lebih sering mengalami Intoleransi panas dan merasakan beberapa gejala di bawah ini:

  • Tangan gemetar.
  • Detak jantung yang cepat atau tidak teratur.
  • Diare atau sering buang air besar.
  • Sulit tidur.
  • Kelelahan.

3. Anhidrosis

Berkeringat merupakan salah satu cara tubuh agar membuatnya menjadi lebih dingin, Anhidrosis biasanya menggambarkan ketidakmampuan untuk berkeringat. Gejala ini juga dapat mempengaruhi area kecil atau besar dari tubuh, biasanya akan terjadi karena kondisi yang mendasarinya seperti obat obatan, atau kelenjar keringat yang tersumbat dan terluka.

4. Makanan dan Minuman

Makanan dan minuman tertentu juga dapat membuat seseorang merasa lebih panas dari biasanya, atau mungkin bahkan mengalami panas naik turun. Berikut beberapa makanan dan minuman yang dapat mempengaruhi kondisi panas tubuh:

  • Alkohol.
  • Kafein.
  • Makanan pedas.
  • Makanan dan minuman dengan suhu tinggi.

5. Kehamilan

Bagi seseorang yang hamil ketika sedang sakit panas atau demam biasanya akan merasakan badan lebih panas. Hal ini dapat terjadi karena adanya perubahan Hormonal yang meningkatkan suplai darah ke permukaan kulit.

Badan yang panas naik dan turun tentu membuat kita tidak nyaman, apalagi saat kita akan melakukan aktivitas. Ketika badan panas ada baiknya untuk beristirahat sampai pulih, akan tetapi panas naik turun biasanya akan terjadi lebih cepat. Jika kamu mengetahui ada beberapa gejala diantaranya, periksa ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.5

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading