Bagi Orangtua, Waspada Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak

Fimela Reporter15 Mei 2022, 20:15 WIB
Diperbarui 15 Mei 2022, 23:10 WIB
anak

Fimela.com, Jakarta Dilansir dari The Guardian (media berita Inggris)  kasus hepatitis akut misterius ini sudah menyerang kurang lebih 145 anak di Inggris sejak awal munculnya kasus pada tanggal 5 April 2022. Penyakit ini kemudian menyebar ke 20 negara termasuk Indonesia. Bahkan pada tanggal 5 Mei silam, terdapat 3 orang anak yang diduga meninggal akibat hepatitis akut di Indonesia menurut Kemenkes RI. Pada tanggal 11 Mei menurut Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, Jakarta memiliki 21 kasus hepatitis akut yang tidak dapat dianggap remeh dan kali ini juga menyerang orang dewasa.

Melihat dari kasus hepatitis akut yang menjadi semakin mengkhawatirkan, kita perlu memahami terlebih dahulu apa itu hepatitis, penyebab dan gejalanya. 

Hepatitis merupakan peradangan pada hati atau liver yang disebabkan oleh infeksi virus, kebiasaan mengonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit autoimun, dan infeksi cacing hati. Jika disebabkan oleh infeksi virus hepatitis dapat dengan mudah menular ke orang lain. Jika tidak segera ditangani, hepatitis dapat menimbulkan komplikasi serius serius seperti gagal hati-hati, sirosis, atau bahkan kanker hati. Jika penyakit tersebut tidak segera diatasi, maka terdapat kemungkinan penderita memerlukan transplantasi hati. 

 

Ilustrasi hepatitis akut misterius pada anak. Foto: Pixabay
Ilustrasi hepatitis akut misterius pada anak. Foto: Pixabay

Dilansir dari Medical News Today penyakit hepatitis akut yang menyerang anak di Inggris diduga disebabkan oleh Adenovirus type 41. Karena kebanyakan kasus hepatitis yang menyerang anak tersebut disebabkan oleh virus, maka penyakit tersebut dapat menular melalui kontak fisik secara dekat seperti melalui batuk dan bersin sama halnya seperti Covid-19. Tak hanya melalui kontak fisik secara langsung, Adenovirus ini juga dapat menular melalui permukaan benda seperti meja, kuris, dan sebagainya. Studi pada tahun 2018 dalam jurnal Biomedicines menjelaskan bahwa Adenovirus tersebut dapat bertahan sampai 30 hari di benda mati. Untuknya virus ini dapat mati jika dilarutkan dengan deterjen, pemutih, atau dipanaskan. 

Adapun  tuk penanganan lebih lanjut adalah demam, pusing, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan secara drastis, mual, muntah, mudah lelah, nyeri perut dan sendi, penyakit kuning, urine berwarna gelap, feses berwarna pucat. 

Melihat dari kasus hepatitis akut yang menyerang anak dan tentunya membahayakan, maka sebagai orang tua harus lebih waspada dengan apa saja yang disentuh dan dikonsumsi oleh anak terlebih bila sedang berada di tempat umum. Untuk menghindari penularan Adenovirus type 41 tersebut, sebagai orang tua perlu mengajarkan anak untuk mencuci tangan, kaki, dan muka sebelum makan, setelah bepergian dan bermain, dan juga setelah buang air kecil atau besar serta mencuci mainan anak secara rutin. Selain itu, orang tua juga dapat menyediakan makanan yang bergizi dan juga diolah sampai matang jangan sampai anak mengkonsumsi makanan mentah. Tak lupa gunakan masker saat keluar rumah untuk terhindar baik dari Hepatitis akut maupun Covid-19.

Ditulis oleh: Cantika Indah Santosa

1
What's On Fimela