Sukses

Health

Penyebab Batuk Dahak Berdarah yang Harus Diwaspadai

Fimela.com, Jakarta Batuk adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup umum dialami oleh banyak orang. Karena sudah cukup umum, banyak orang yang mengalami batuk merasa tidak perlu mengonsultasikannya ke dokter. Cukup dengan datang ke apotek dan berkonsultasi dengan apoteker, maka akan mendapatkan obat yang tepat sesuai keluhan. Biasanya dengan meminum obat, istirahat yang cukup serta minum air putih bisa meredakan batuk hingga sembuh.

Ada dua jenis batuk, yakni batuk berdahak dan kering. Batuk berdahak biasanya terjadi karena infeksi pada saluran napas. Ketika saluran pernapasan terinfeksi, misalnya saat sedang flu, tubuh akan memproduksi lebih banyak lendir. Fungsinya adalah untuk menjebak dan mengeluarkan organisme penyebab infeksi. Batuk bertujuan untuk mengeluarkan lendir tersebut.

Namun bagaimana kalau batuk yang dialami tidak hanya berdahak namun juga mengeluarkan darah? Jangan panik dulu. Sebelum mengetahui cara mengatasinya, kamu harus memahami apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Berikut penjelasan mengenai penyebab batuk dahak berdarah.

Penyebab Batuk Dahak Berdarah

Dahak berdarah bisa menandakan adanya cedera atau luka pada saluran pernapasan. Penyebab yang paling umum adalah batuk yang terlalu keras akibat dahak sulit dikeluarkan.

Selain itu, sejumlah kondisi berikut juga bisa menyebabkan munculnya darah pada dahak:

  • Infeksi pada sistem dan saluran pernapasan, seperti tuberkulosis dan pneumonia
  • Bronkiektasis
  • Cystic fibrosis
  • Emboli paru dan edema paru
  • Kanker paru-paru dan kanker tenggorokan
  • Penggunaan obat antikoagulan
  • Batuk yang berat dan sudah berlangsung lama

Pada anak-anak, masuknya bahan atau benda asing ke saluran pernapasan juga bisa menyebabkan timbulnya dahak berdarah.

Cara Mencegah Batuk Dahak Berdarah

1. Berhenti merokok

Kalau kamu adalah seorang perokok aktif, segeralah berhenti merokok, karena rokok mengandung beragam racun yang dapat membahayakan sistem dan saluran pernapasan. Selain itu, hindari paparan asap rokok, karena perokok pasif juga dapat mengalami dampak yang sama buruknya dengan perokok aktif.

2. Hindari menghirup debu dan asap

Sebisa mungkin, gunakan masker atau pelindung untuk menghindari paparan debu dan polusi udara, seperti asap kendaraan atau asap pabrik. Paparan debu dan asap bisa meningkatkan risiko munculnya gangguan pada paru-paru dan saluran pernapasan.

Selain itu, paparan debu dan asap rokok juga bisa memperburuk keluhan penderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), asma, dan infeksi paru-paru.

3. Perbanyak minum air putih

Selain untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, minum air putih dalam jumlah yang cukup juga dapat mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Cara Mengobati Batuk Dahak Berdarah

Ketika mengalami batuk dahak berdarah, sebaiknya kamu segera konsultasikan pada dokter. Nantinya dokter akan mengetahui penyebabnya berdasarkan keluhanmu dan memberikan pengobatan sesuai dengan penyebab tersebut.

Jika dahak berdarah disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti tuberkulosis dan pneumonia, dokter akan memberikan obat antibiotik. Jika disebabkan oleh tumor atau keganasan, mungkin akan diperlukan tindakan dan pengobatan tertentu.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading