Sukses

Health

9 Gejala Pasca Melahirkan yang Akan Dialami Oleh Ibu

Fimela.com, Jakarta Setiap orang tentu akan melalui banyak perubahan hidup dalam dirinya baik secara fisik atau aktivitas. Tentu semua hal tersebut perlu adanya adaptasi karena awalnya mungkin kamu akan kaget bahkan mungkin bingung mencari cara untuk mengatasinya. Maka dari itu, tak jarang banyak orang yang akhirnya mengalami stres atau depresi karena tidak dapat menemukan jalan keluarnya.

Salah satunya, perubahan hidup setelah menikah dan mempunyai anak. Tentu setiap orang akan ada berada fase tersebut. Perubahan hidup setelah menikah bukanlah hal yang mudah terlebih jika kamu juga harus beradaptasi ketika memiliki anak. Memiliki anak pastinya memberikan rasa yang bahagia yang tak berujung bagi para orangtua, tetapi para orangtua perlu menyiapkan mental dan fisik untuk mau beradaptasi mulai dari tahapan melahirkan hingga membesarkan anak. 

Saat memiliki anak tentu akan banyak hal tak terduga yang perlu kamu ketahui terutama ketika baru melahirkan, seperti ibu yang mengalami baby blues karena anak yang akan bangun di waktu istirahat kedua orangtuanya, anak yang rewel karena tidak ingin tidur, hingga perubahan suasana hati ibu akibat perubahan hormon. Hal-hal tersebut, tentu akan sangat dirasakan oleh para ibu maka tak jarang dari mereka yang mengalami baby blues karena belum dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada.

 

 

Gejala Pasca Melahirkan

Melahirkan menjadi proses yang menegangkan setiap pasangan. Selain itu, melahirkan juga menjadi awal kehidupan baru sehingga tentu memiliki banyak tantangan. Dilansir dari winniepalmerhospital.com, berikut beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh para ibu setelah melahirkan.

  • Keputihan. 
  • Nyeri pada vagina akibat jahitan yang membuat seorang ibu yang mau duduk, berjalan, batuk bahkan bersin menjadi nyeri.
  • Kram. Hal tersebut terjadi saat rahim kembali ke keadaan semula.
  • Sembelit. Pergeseran hormon dapat meningkatkan risiko sembelit pasca persalinan. 
  • Rambut rontok. Hal tersebut, terjadi akibat perubahan hormonal satu hingga tiga bulan pasca persalinan. 
  • Keringat malam. Penurunan kadar estrogen pasca melahirkan dapat membuat perempuan merasakan gejala ini.
  • Masalah dasar pinggul.
  • Sakit kepala akibat penurunan kadar estrogen secara drastis dan tiba-tiba. 
  • Baby blues. Gejala ini hampir dirasakan hampir semua perempuan selama beberapa minggu pertama di rumah dengan mengalami perasaan sedih, cemas, bahkan depresi.

Beberapa Perasaan yang Mungkin Akan dihadapi Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan mungkin kamu akan merasakan beberapa perasaan yang muncul tiba-tiba dengan tidak stabil, seperti yang dilansir dari parents.com, berikut beberapa perasaan yang mungkin akan dihadapi oleh seorang ibu setelah melahirkan. 

  • Kesedihan. Sangat wajar bagi seorang ibu untuk mengalami rasa sedih setelah kelahiran. Hal tersebut, mungkin terjadi karena belum beradaptasinya seorang ibu untuk merawat anak karena pertama kali. Perasaan sedih ini juga menjadi bagian umum dalam baby blues yang merupakan keadaan perubahan suasana hati sementara. 
  • Ketakutan. Tentu menjadi seorang ibu bukan hal yang mudah, terutama yang baru menjadi ibu karena akan banyak ketakutan yang menghampirinya seperti dalam merawat dan mengurus anak.
  • Sukacita. Hadirnya seorang anak dalam kehidupan kamu dan pasangan yang telah ditunggu sejak lama tentu akan memberikan rasa sukacita yang berlimpah.
  • Kemarahan. Kemarahan atau perasaan cepat marah dapat menjadi gejala gangguan mood pasca persalinan dan biasanya terjadi karena masih belum tahu cara menyusui anak atau cara memberhentikan anak menangis. 
  • Kegugupan. Perasaan ini wajar terjadi terutama saat akan melahirkan. Begitu pula juga setelah melahirkan tentu kamu akan merasa gugup untuk menggendong anak pertama kali, merawatnya, menyusuinya, dan lainnya.
  • Sangat sensitif. Biasanya setelah melahirkan beberapa ibu akan sangat terpengaruh secara emosional sehingga membuatnya lebih sensitif terhadap perasaan.

 

*Penulis: Fani Varensia

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading