Sukses

Health

10 Penyebab Insomnia Pada Remaja yang Sering Bikin Khawatir

Fimela.com, Jakarta Apakah banyak remaja yang mengalami tidur tidak nyenyak di malam hari? Tentu banyak sekali, biasanya mereka akan begandang untuk mengerjakan tugas sekolah, bermian game, atau menonton film. Padahal usia remaja sangat disarankan untuk tidur 8 hingga 10 jam.

Remaja juga dapat mengalami insomnia. Biasanya mereka akan merasa lelah di siang hari dan kantuk saat di kelas. Padahal saat usia remaja, jam tidur internal tubuh diatur ulang untuk tertidur di malam hari dan bangun pada pagi hari. Perubahan ini biasanya akan terjadi karena otak remaja yang mmebuat tidur melatonin lebih lambat di malam hari daripada otak anak-anak dan dewasa.

Tentu ketika usia remaja yang sulit tidur akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Tetapi hal ini bukanlah salah satu penyebab kurangnya tidur pada remaja, cahaya yang terlalu terang dan penggunaan perangkat elektronik juga menjadi penyebab menunda pelepasan melatonin, serta membuatnya semakin sulit untuk tidur. Berikut beberapa penyebab insomnia pada remaja yang perlu di waspadai:

1. Jadwal Sekolah dan Stress

Beberapa aktivitas di sekolah dan jadwal pelajaran yang padat juga dapat mempengaruhi tidur remaja. Jika anak bunda harus bersiap-siap jam 6 pagi maka mereka harus tidur sebelum jam 9 atau jam 10 malam.

Mungkin banyak remaja yang sulit tidur pada jam tersebut, saat di sekolah juga akan memberikan tekanan ekstra bagi remaja untuk mengerjakan pekerjaan rumah atau mengerjakan ujian. Stress juga akan mempengaruhi remaja dan cemas saat di sekolah juga menjadi penyebab insomnia.

2. Kafein

Banyak susia remaja yang sudah meminum minuman yang mengandung kafein. Hal ini biasanya mereka lakukan untuk tetap bugar di siang hari, padahal mungkin mereka akan mengalami kesulitan untuk tidur di malam hari. Cola, teh, kopi, dan minuman energy semuanya juga mengandung kafein.

3. Obat-Obatan

Obat yang dikonsumsi tentu akan mengandung berbagai efek yang berbeda, salah satunya yaitu yaitu menganggu waktu tidur. Stimulant resep, obat penenang, dan sterois juga dapat menganggu pola tidur pada remaja.

4. Elektronik

Banyak remaja yang menghabiskan banyak waktu untuk bermain handphone dan perangkat elektronik lainnya. Biasanya mereka akan begadang untuk mengirim teks kepada teman atau memposting di media sosial. Cahaya layar yang keluar dari handphone dan tablet tentu akan membuat lebih sulit untuk tertidur bahkan setelah mereka mematikan perangkat.

5. Kebiasaan Tidur yang Buruk

Kebiasaan tidru yang buruk termasuk jadwal waktu tidur yang tidak teratur, tidur siang, lingkungan tidur yang tidak nyaman, dan menggunakan tempat tidur untuk bekerja, makan atau nonton TV sebelum tidur. Tentu akan menganggu siklus tidur pada remaja.

6. Makan Terlalu Banyak di Malam Hari

Makan makanan ringan sebelum tidur bukanlah masalah yang buruk, tetapi makan terlalu banyak juga dapat menyebabkan kamu merasa tidak nyaman secara fisik saat berbaring. Banyak orang yang akan mengalami mulas setelah makan malam sebelum tidur.

7. Narkolepsi

Gangguan tidur yang kurang umum dan serius yang terjadi pada remaja adalah narkolepsi. Biasanya mereka akan terkena gejala ini pada usia 15 tahun bahkan lebih muda. Narkolepsi mungkin kurang terdiagnosis pada remaja, remaja yang memiliki narkolepsi akan tiba-tiba tertidur di disang hari. Mereka mungkin akan kehilangan tonus atau kendali otot atau mimpi buruk.

8. Tidur Berjalan

Beberapa remaja berjalan sambil tidur, mungkin jika mereka sakit demam atau merasakan stress. Mereka mungkin kembali tidur sendiri, tetapi sebagai orang tua juga perlu membimbing mereka agar tidak terluka.

9. GERD

Remaja dengan penyakit Gastroesophageal Reflux (GERD) mungkin akan mengalmi kesulitan tidur ketika asam lambung naik ke tenggorokan mereka ketika berbaring. GERD akan menyebabkan mulas, gejala menyakitkan dari GERD juga dapat membuat kamu akan terjada di malam hari.

10. Depresi

Remaja mungkin akan mengalami perubahan suasan hati atau kekhawatiran tentang sekolah yang membuat mereka tetap terjaga. Beberapa remaja akan mengalami depresi, gangguan mood yang serius dan dapat memperburuk masalah tidur.

Nah itulah beberapa penyebab insomnia pada remaja yang mungkin terjadi pada kamu. Istirahat yang cukup dan perhatikan konsumsi minuman yang mengandung kafein. Namun, jika anak remaja menderita insomnia, dapat membicarakan ke dokter. Tentu dokter akan mendiagnosis kondisi medis yang menyebabkan insomnia.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading