Sukses

Health

5 Penyebab Lambung Bocor yang Perlu Diketahui, Lengkap Beserta Tips Kesehatannya

Fimela.com, Jakarta Lambung bocor adalah kondisi ketika terdapat lubang pada dinding lambung. Salah satu penyebab lambung bocor yang paling sering terjadi adalah tukak lambung. Sementara tukak lambung sendiri umumnya disebabkan infeksi Helicobavter Pylori.

Selain tukak lambung, masih ada beberapa faktor lain yang menyebabkan lambung bocor. Beberapa di antaranya berkaitan dengan penyakit, lalu ada pula yang berkaitan dengan kecelakaan seperti tusukan benda tajam, menelan benda asing dan kimia, sampai prosedur medis tertentu.

Mengenali penyebab lambung bocor merupakan tindakan preventif yang perlu dilakukan sejak awal mengingat kondisi ini bisa membahayakan nyawa penderita jika tak segera mendapat penanganan ekstra. Selain mengenali penyebabnya, kamu juga perlu mengetahui tips kesehatannya. 

Untuk itu, berikut Fimela.com kali ini akan mengulas 5 penyebab lambung bocor yang perlu diketahui, lengkap beserta tips kesehatannya. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

 

1. Disebabkan Penyakit Crohn

Penyebab lambung bocor yang pertama adalah penyakit crohn. Penyakit yang satu ini tergolong penyakit kronis yang menyerang saluran pencernaan. Corhn terjadi karena ada peradangan pada pencernaan. Kondisi ini bisa menjadi penyebab lambung bocor.

Peradangan yang terjadi, biasanya dimulai dari mulut sampai anus. Bagian yang paling berisiko terkena adalah bagian akhir usus halus (ileum) atau usus besar (kolon).

Kabar buruknya, penyakit ini menyerang hampir semua kalangan usia. Mulai dari anak-anak, remaja usia 16-30 tahun, dan lansia berusia 60-80 tahun. Kebanyakan kasus terjadi pada usia 16-30 tahun.

Gejala penyakit crohn secara umum yang perlu diperhatikan: 

  • Diare berulang
  • Nyeri perut yang makin parah ketika makan
  • Lemah atau mudah lelah
  • Penurunan berat badan yang tidak diinginkan
  • Merasakan ada benjolan pada perut atau perut terasa penuh
  • Perdarahan dan lendir pada kotoran air besar

2. Menelan Benda Asing

Berikutnya, penyebab lambung bocor yang kedua adalah karena menelan benda asing. Benda asing yang dimaksud berbentuk benda padat dan zat kimia. Kedua bahan ini apabila tertelan bisa melukai lambung dan membuatnya menjadi bocor.

Benda asing yang masuk dalam saluran pencernaan akan melewati kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar, dan anus. Memang paling berisiko tersangkut di kerongkongan, tetapi ketika sampai di lambung juga bisa menyebabkan masalah serius seperti kebocoran.

Untuk faktor penyebab yang satu ini biasanya dialami oleh anak-anak usia 6 bulan sampai 3 tahun. Tak heran jika beberapa kasus juga banyak terjadi pada anak. Maka dari itu lebih perhatikan mainan yang digunakan anak. Salurkan keingintahuan anak dengan benar dan tepat.

Benda asing yang bisa melukai lambung adalah jarum, tusuk gigi, serpihan kaca, tulang ayam, dan tulang ikan. Untuk bahan kimia, biasanya produk pembersih rumah, seperti deterjen, pembersih toilet, dan pembersih lantai kamar mandi.

3. Mengalami Cedera Perut

Penyebab lambung bocor yang ketiga adalah cedera perut. Cedera yang dialami biasanya akan terjadi karena tusukan, tembakan, dan benturan keras. Tentu terjadi pada korban kecelakaan, penembakan, atau tindak kekerasan.

Dalam istilah medis, cedera perut sering disebut dengan trauma abdomen. Trauma atau cedera yang terjadi pada organ dalam perut. Bukan kondisi yang biasa, cedera perut adalaha kondisi serius yang harus segera mendapat penanganan ekstra. Jika dibiarkan saja, komplikasi bisa terjadi hingga menyebabkan kematian.

4. Efek Prosedur Medis

Penyebab lambung bocor tidak semata-mata karena kondisi medis saja, melainkan bisa karena prosedur medis. Prosedur medis yang dimaksud berkaitan dengan pembedahan yang dilakukan di saluran pencernaan.

Meskipun kemungkinannya sangat kecil, penyebab lambung bocor ini harus tetap diwaspadai. Mulai dari prosedur medis gastroskopi, operasi gastrektomi, operasi bariatrik, dan operasi pengangkatan polip lambung.

Kebocoran lambung bisa lebih berisiko terjadi pada pasien yang sebelumnya memiliki penyakit lambung. Lalu pasien obesitas yang pernah mendapat prosedur medis laparoskopi gastrektomi lengan juga berisiko mengalami lambung bocor.

5. Tukak Lambung

Selanjutnya, penyebab lambung bocor yang kelima adalah masalah tukak lambung. Tepatnya ketika pada permukaan dalam dinding lambung luka. Penderitanya akan mengalami nyeri luar biasa hebat yang muncul mendadak seperti tertusuk.

Tukak lambung sendiri dipicu oleh infeksi oleh bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) serta penggunaan obat anti inflamasi non-steroid (OAINS) jangka panjang.

Tak hanya terjadi di lambung, sebenarnya tukak lambung bisa terjadi di usus. Pada akhirnya membuat asam lambung merusak jaringan lambung. Terjadilah masalah ulkus lambung yang harus segera mendapat penanganan ekstra.

Tips Menjaga Kesehatan Lambung

Setelah mengetahui penyebab lambung bocor, kamu juga memerlukan tips untuk menjaga kesehatan lambung. Sebagian besar tipsnya banyak berbicara mengenai pola hidup sehat sehingga sistem pencernaan menjadi sehat. Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan lambung: 

1. Memiliki Pola Makan yang Sehat dan Teratur

Tips menjaga kesehatan lambung yang pertama adalah menanamkan pola makan yang sehat dan teratur. Pola makan yang baik adalah langkah awal agar lambung sehat. Disarankan untuk makan malam setidaknya dua sampai tiga jam sebelum tidur. Ingat juga untuk mencukupi kebutuhan cairan per hari.

2. Menjauhi Makanan Asam dan Pedas

Tips menjaga kesehatan lambung yang kedua adalah menjauhi makanan asam dan pedas. Hal ini karena saat makanan masuk ke dalam lambung, secara alami lambung akan mengeluarkan asam HCl. Namun, jika makanan yang dikonsumsi bersifat pedas atau asam, lambung mengeluarkan asam HCl yang semakin banyak.

Hal tersebut dapat menyebabkan iritasi pada lapisan dalam lambung yang memicu perih. Karena itu, sebaiknya kurangi atau hindari konsumsi makanan pedas dan asam sebagai cara menjaga kesehatan lambung.

3. Mengurangi Konsumsi Kopi

Jika kamu sudah memiliki berbagai keluhan lambung, lebih baik kamu mengurangi asupan kopi. Kopi dapat menyebabkan peningkatan pengeluaran asam lambung, yang berhubungan dengan gejala kembung dan nyeri ulu hati.

4. Menjaga Berat Badan Ideal

Tips menjaga kesehatan lambung yang keempat adalah menjaga berat badan ideal. Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko dari naiknya asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease). Karena itu, capai atau pertahankan badan badan ideal. 

Menerapkan pola makan sehat serta olahraga dapat membantu menurunkan keluhan GERD sekaligus menjadi cara menjaga kesehatan lambung.

5. Rajin Kontrol ke Dokter

Jika kamu memiliki keluhan kembung, nyeri ulu hati atau mual, ada baiknya kamu memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menentukan kemungkinan penyebab dari keluhan yang kamu rasakan. Jangan biarkan masalah lambung terjadi berlarut-larut.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading