Tanpa Karantina, Warga Asing yang sudah Vaksin Bisa Masuk Autralia

Nabila Mecadinisa24 Nov 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 24 Nov 2021, 12:00 WIB
Ilustrasi Australia

Fimela.com, Jakarta Kehadiran vaksin covid-19 memang membawa angin segar di tengah pandemi yang melanda dun ia dua tahun belakangan ini. Kini, pemulihan di seluruh dunia sudah semakin terlihat. Bahkan sejumlah negara mulai membuka perbatasan dan kembali bisa dikunjungi. 

Selain Singapura, Australia juga akan melonggarkan larangan masuknya turis asing ke Negeri Kangguru ini. Dikutip dari BBC, migran terampil, pelajar internasional, warga negara Jepang dan Korea Selatan akan masuk dalam daftar yang diizinkan masuk mulai 1 Desember 2021. Warga dan turis asing ini semuanya harus sudah menjalani vaksinasi Covid-19 lengkap.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyampaikan pengumuman pada Senin, 22 November 2021, sebagai "langkah maju yang penting". Di bawah aturan yang dilonggarkan, pemegang visa yang memenuhi syarat akan diizinkan untuk kembali ke Australia tanpa memerlukan pengecualian khusus.

Prediksi 200 ribu traveler yang datang antara Desember dan Januari nanti

Ilustrasi bendera Australia (pixabay)
Ilustrasi bendera Australia (pixabay)

Pemerintah menyebut, diperkirakan akan ada sekitar 200 ribu traveler yang datang antara Desember dan Januari nanti. "Pemegang visa yang memenuhi syarat termasuk pekerja terampil dan kelompok pelajar, serta pengungsi, kemanusiaan, pemegang visa sementara," kata Menteri Dalam Negeri Karen Andrews.

Warga dan turis asing yang ingin ke Australia harus menunjukkan tes negatif Covid-19 dalam tiga hari sebelum tiba. Warga Korea Selatan dan Jepang yang telah divaksinasi penuh dan memiliki visa yang valid juga akan dapat masuk tanpa menjalani karantina.

Australia telah memulai pembukaan kembali secara bertahap sejak mencapai target vaksinasi. Lebih dari 85 persen warga Australia berusia di atas 16 tahun kini telah divaksinasi lengkap.

Baru-baru ini, Australia bahkan melarang warganya meninggalkan negara itu. Langkah pemerintah ini tak lain adalah strategi yang dijuluki "Fortress Australia".

Kebijakan tersebut dipuji karena membantu menekan laju Covid-19, namun juga secara kontroversial memisahkan keluarga. Aturan itu baru dilonggarkan pada November 2021, memberikan kebebasan yang telah lama dinanti bagi warga negara yang divaksinasi dan kerabat mereka.

Terbagi pada negara bagian

Ilustrasi kota Melbourne, Australia (AFP/Christopher Futcher)
Ilustrasi kota Melbourne, Australia (AFP/Christopher Futcher)

Pemerintah Australia belum memutuskan kapan turis umum akan diizinkan masuk kembali. "Saya pikir orang Australia sangat ingin melihat kami mengambil pendekatan langkah demi langkah ini," kata Scott Morrison.

Turis yang divaksinasi akan dapat tiba tanpa karantina di New South Wales dan Victoria, negara bagian terpadat di Australia. Beberapa bagian negara dengan tingkat vaksinasi yang lebih rendah masih memberlakukan pembatasan pandemi di jalur negara bagian.

Australia pertama kali membuka kembali perbatasannya untuk turis bebas karantina pada 1 November setelah 20 bulan. Kedatangan pertama kali dibatasi untuk warga negara Australia dan penduduk tetap. Penerbangan pertama dalam gelembung perjalanan bebas karantina Australia-Singapura dimulai pada Minggu, 21 November 2021.

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela