Disdikbud Kota Malang Jamin Pendidikan Lanjutan Anak Korban Kekerasan Seksual

Fimela Reporter06 Des 2021, 14:30 WIB
Diperbarui 06 Des 2021, 14:30 WIB
Kekerasan seksual

Fimela.com, Jakarta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana berkomitmen dan menjamin 100 persen Pendidikan anak korban kekerasan seksual dan perundungan, khususnya di tingkat SD dan SMP.

“Kami jamin 100 persen untuk melanjutkan pendidikan. Monggo mau dimana pun seandainya mau pindah ke sekolah lain, kami carikan,” ujar Suwarjana. Ia pun akan memastikan pihak Pemprov Jatim sendiri nantinya pun menjamin pendidikan korban tersebut hingga ke jenjang SMA.

“Kewenangan kami sampai SMP. Kalau SMA saya yakin provinsi pun juga pasti sama (memberi jaminan),” tambahnya.

Sebelumnya, korban bernama Wati (bukan nama asli) menjadi korban kekerasan seksual hingga perundungan yang dilakukan oleh sekitar 10 anak di bawah umur. Polresta Malang Kota telah menetapkan 7 tersangka dari 10 anak yang telah diperiksa. Tersangka tersebut termasuk pelaku pencabulan dan dalang dari pengeroyokan, yakni suami istri.

Tanggung Biaya Sekolah dan Fasilitasnya

Kembali ke sekolah
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Halfpoint

Dilansir Liputan6, Rabu (1/12/2021), Suwarjana menegaskan seluruh biaya sekolah bagi korban seluruhnya gratis, termasuk fasilitas seragam hingga buku yang disiapkan.

“Kita masukan di sekolah negeri, kan gratis semua. Cuma kalau seragam, kita siapkan untuk seragam umum, seperti kalau SD itu seragam merah putih, kalau SMP kan putih biru, termasuk seragam pramuka kita tanggung. Tapi yang tidak itu untuk seragam olahraga, kan setiap sekolah ada almamater masing-masing. Namun saya yakin sekolah juga memberikan kebebasan nanti,” tuturnya.

Membebaskan Korban Memilih Sekolah

ilustrasi sekolah/unsplash element-digital
ilustrasi sekolah/unsplash element-digital

Saat ini, korban masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 6. Pihak Disdikbud Kota Malang menjelaskan nantinya untuk naik ke jenjang SMP akan membebaskan korban untuk memilih sekolah negeri mana yang diinginkan.

Pemkot Malang juga akan memberikan rekomendasi atau beberapa pilihan guna ditentukan oleh korban kekerasan seksual dan perundungan tersebut.

“Terserah, dia yang mau milih juga boleh. Kita siapkan semua. Kami jamin semua pembelajarannya. Buku-buku kita siapkan semua,” ujarnya.

Penulis: Atika Riyanda Roosni

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela