Sukses

Info

Wajib Tahu, Ini 5 Gejala Omicron yang Sering Dianggap Enteng

Fimela.com, Jakarta Indonesia kembali dihadapkan lonjakan kasus Covid-19. Kali ini karena penyebaran virus Covid-19 varian Omicron yang semakin meluas.

Dokter Spesialis Penyakit Paru dari RSUP Persahabatan Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K) mengungkapkan, gejala Covid-19 akibat penularan varian Omicron relatif ringan dari varian lain.

Meskipun relatif ringan, dr. Erlina mengingatkan agar tetap waspada. Sebab gejala ringan terjadi pada kelompok yang sehat dan muda. Untuk kelompok tertentu, seperti orang lanjut usia, anak-anak balita yang belum divaksin, orang dengan komorbid, berisiko mengalami gejala berat sehingga perlu dirawat di rumah sakit.

“Jangan terlalu meremehkan, karena ada kelompok-kelompok yang rentan dan harus kita lindungi,” ujar dr. Erlina dalam webinar konferensi pers dan launching buku Pedoman Tatalaksana Covid-19 Edisi 4, Rabu (9/2/2022).

Lantas, apa saja gejala Omicron yang tidak boleh dianggap enteng? Simak berikut ini selengkapnya ya, Sahabat Fimela!

 

1. Nyeri dan Gatal Tenggorokan

dr. Erlina mengungkapkan, gejala yang paling banyak dialami oleh pasien Covid-19 varian Omicron adalah nyeri dan gatal pada tenggorokan. Sebab, kata dr. Erlina, virus ini berkembang di saluran napas bagian atas. Berbeda dengan varian Delta yang virusnya berkembang di bawah paru-paru.

“Sekitar 70 kali lebih banyak terjadi replikasi di saluran napas bagian atas. Makanya gejala yang khas itu nyeri tenggorokan, batuk, dan hidung tersumbat. Jarang sekali yang sesak napas,” ujarnya.

2. Kelelahan

Gejala lainnya yang perlu diwaspadai adalah kelelahan. Melansir dari Healthline, David Souleles, Direktur Tim Reaksi Covid-19 University of California mengatakan ada sekitar 54 persen pasien yang terpapar mengalami gejala tersebut.

Kelelahan secara terus menerus membuat turunnya kesehatan dan kondisi tubuh sehingga memudahkan seseorang untuk terpapar Covid-19.

3. Pilek

Penelitian ZOE Covid Symptom mengemukakan, pilek menjadi gejala yang paling sering dikeluhkan oleh mereka yang terinfeksi. Tercatat sebanyak 27 persen pasien mengeluhkan gejala tersebut.

Namun, karena gejalanya yang terbilang ringan, banyak masyarakat yang mengabaikannya dan cenderung menganggapnya sebagai flu biasa.

4. Sakit Kepala

Selain pilek, studi ZOE juga menyebabkan sakit kepala menjadi salah satu gejala yang dialami oleh orang yang terinfeksi Omicron.

Sakit kepala yang dirasakan pun bisa dari ringan hingga berat dan berlangsung selama kurang lebih 3 hari.

5. Nyeri Otot

Tak hanya itu, nyeri punggung juga merupakan gejala lain dari Covid-19 varian Omicron. Hal tersebut berdasarkan laporan Omicron pertama dari Afrika Selatan serta berbagai negara lainnya.

National Health Service (NHS) mengatakan, masalah otot yang dialami biasanya terjadi di bahu, leher, punggung, hingga lutut.

“Masalah yang paling umum setelah terinfeksi Covid-19 adalah masalah bahu dan punggung. Tetapi masalah sendi dan otot dapat terjadi di bagian tubuh manapun,” ujar NHS dikutip dari Express UK.

#Women for Women

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading