Ingin Dirikan Startup? 3 Kesalahan Ini Harus Kamu Hindari

Karla Farhana15 Mar 2016, 21:28 WIB
Diperbarui 15 Mar 2016, 21:28 WIB
Ingin Dirikan Startup? 3 Kesalahan Ini Harus Kamu Hindari

Fimela.com, Jakarta Sudah tak bisa dihitung berapa jumlah startup yang mati menyerah setiap tahun. Tapi, alasan dibalik kegagalan itu tak begitu banyak. Membangun sebuah startup memang tak semudah mengedipkan mata. Tapi, kalau kamu tahu apa yang menjadi penyebab dari kegagalan itu, kegagalan tak akan menimpamu. Karena itu, simak tiga kesalahan di bawah ini agar startupmu tak mati. 

Tak ada persiapan. Membangun startup seperti membuat sebuah lukisan. Kamu harus tahu bagaimana bentuknya, warnanya, emosi yang akan kamu ciptakan, dan siapa yang akan jadi peminatnya. Setelah semuanya sudah 'bulat' dalam benak, kamu harus melakukan uji coba. Jangan langsung meluncurkan startup tanpa ada action sebagai pemanasan. 

Tak bisa membedakan produk dan bisnis. Produk dan bisnis memang tak bisa dipisahkan. Tapi, menyamakan kedua hal ini merupakan kesalahan yang paling banyak orang lakukan saat membangun startup. Seorang pengusaha asal Atlanta, Amerika Serikat Eric Holtzclaw, menjelaskan perbedaan yang sangat jelas dari kedua elemen ini. 

Dilansir dari Entrepreneur, Hotltzclaw mengatakan produk adalah bentuk dari solusi yang akan memberikan apa yang setiap individu butuhkan. Sementara bisnis adalah apa yang bikin mereka datang kembali kepadamu lagi, lagi, dan lagi. 

Kamu tidka membayar tenaga ahli. Kamu mungkin punya banyak pengetahuan dan kemampuan. Tapi kamu tak bisa jago dalam segala hal. Setiap orang pasti punya kelemahan. Sementara orang lain bisa membantu menutupi kelemahanmu. Sementara setiap bagian dari bisnismu harus dilakukan dengan sangat terencana dan sempurna. Tak ada cacat. Karena itu, penting buat kamu yang sedang membangun startup untuk menggunakan tenaga ahli.