Editor Says: Kucing Kampung Juga Pantas Disayang

Ega Maharni16 Jan 2017, 12:28 WIB
Editor Says: Kucing Kampung Juga Pantas Disayang

Fimela.com, Jakarta Sering kali orang beranggapan hanya kucing ras lah yang layak untuk dijadikan hewan peliharaan. Melihat wujudnya yang lebih lucu, bulu yang tebal, dan wajahnya yang amat menggemaskan. Tetapi, apakah kesempatan itu tidak berhak dimiliki oleh kucing kampung?

Bukan perkara ia kampung atau tidak menarik, siapa bilang kucing kampung tidak menarik? Mereka terlihat tidak menarik karena tidak ada yang berkeinginan untuk memeliharanya, karena ya itu sebagian orang lebih memilih kucing ras lah yang pantas untuk dipelihara. Padahal, hak semua kucing itu sama saja, semua kucing pantas disayang dan layak untuk mendapatkan tempat layak.

Sebagian teman saya memang memelihara kucing dengan ras terbaik, anggora, persia, bahkan maine coon, kucing perkasa yang memiliki tubuh lebih besar dari ras kucing lainnya. Mereka memang terlihat lucu dan menggemaskan, tapi mengapa kucing kampung tidak banyak masuk dalam list hewan peliharaan?

Kucing ras. (via: cindarkucing.com)

Kalau kamu perhatikan, lebih banyak kucing kampung yang berkeliaran disekitaran lingkungan perumahan dibiarkan tidak terurus. Hujan kehujanan, lapar kelaparan, haus kehausan. Padaha menyisihkan sedikit makanan kamu pun tidak mengurangi stok makanan kamu kok.

Seperti halnya di warteg, banyak kucing kampung yang menunggu sisa sisa makanan orang yang makan di warteg, tetapi bukan malah dikasih, ia malah ditendang, bahkan diusir. Memang apa salah kucing tersebut? Ia meminta minta makanan pun hanya menatap dan menunggu diam saja padahal, tidak mencakar, ataupun tidak mengganggu kamu makan, ya palingan, hanya suara meongnya dia yang berkali kali.

kucing kampung juga pantas untuk disayang

Kamu pernah berfikir gak sih? Kalau bukan manusia yang memerhatikan hewah hewan, siapa lain? Seperti kucing kampung, ia tidak bisa selalu mendapatkan makanan enak setiap hari, tidak bisa mendapatkanan minuman bersih untuk masuk dalam perutnya. Padahal, bila kamu peduli, kamu bisa memberi secercah kegembiraan untuknya.

Yang paling menyebalkan adalah, ketika seseorang, sengaja atau tidak menabrak kucing, bukan malah bertanggung jawab, ia malah kabur, apa orang itu tidak memiliki hati, bahwa kucing adalah makhluk hidup juga? Jangan hanya karena ia hewan yang tidak berdaya, bisa kamu perlakukan seenaknya, coba kamu pahami, perlakukanlah semua makhluk hidup, sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Emangnya kamu mau diperlakukan seenaknya sama orang lain? Nggak kan?

Kucing kampung. (via: meongku.com)

Jadi mulai sekarang, semua kucing patut mendapatkan kasih sayang, even kucing tersebut kucing kampung. Jangan pernah memilah milih kucing untuk disayang, ku tidak pernah tahu apa yang dirasakan kucing bila ia mendapatkan prilaku tidak seenaknya dan diabaikan hanya karena kamu lebih memilih kucing ras.

Semua derajat kucing sama saja, bila kamu tidak suka dengan makhluk lucu ini, kamu tidak perlu usil dan berprilaku kasar terhadapnya. Bagilah sama rata kasih sayangmu pada semua hewan ciptaan-Nya.

Tugce, kucing ras campuran persia lokal (kampung). (via: Ega Maharni)

Oiya, saya pun memiliki kucing, kucing saya sediri memiliki ras campuran, persia dan lokal, meski tubuh dan bulunya seperti persia, namun wajahnya sedikit terlihat lokal. Saya mendapatkan kucing saya ini dari saudara saya, dan kami memberi nama Tugce. Meski Kucing saya ras nya campuran, ia tetap cantik, lucu, dan menggemaskan. Oiya, Tugce sedang birahi tingkat tinggi, bila salah satu dari kamu ada yang memiliki kucing jantan yang sedang birahi juga, yuk kita besanan~

Lanjutkan Membaca ↓