Unik, Lamar Pacar di Museum Pasangan Ini Sampai Diusir Petugas

Lanny Kusumastuti04 Apr 2018, 02:06 WIB
[Bintang] Lamaran

Fimela.com, Jakarta Ada banyak orang yang memilih cara tak biasa saat melamar kekasihnya agar momen tersebut menjadi sangat berkesan. Selain mencari cara romantis, tak sedikit orang yang memutuskan cara anah dan nyeleneh agar lamarannya diterima kekasihnya, seperti yang dilakukan pria satu ini.

Chris Narine sudah menjalin hubungan selama lima tahun dengan kekasihnya, Marybeth O'Haire. Keduanya bertemu saat kuliah di New Jersey Institute of Technology. Saat ini, Marybeth adalah seorang desainer interior sedangkan Chris bekerja sebagai desainer grafis.

Mengingat profesi keduanya yang lekat di dunia senia, maka Chris memutuskan untuk merancang sebuah prosesi lamaran yang artistik. Suatu hari, Chris mengajak Marybeth ke Metropolitan Museum of Art di New York. Tak hanya melamar di museum, ia juga terpikir ide yang out of the box, yakni menggantung lukisan dirinya dan Marybeth di dinding museum.

 

[Bintang] Lamaran
Pria ini lamar kekasihnya dengan cara yang unik. (Sumber Foto: Kapanlagi.com)

Seminggu sebelumnya, Chris meyakinkan ibu Marybeth untuk membelikan putri kesayangannya sebuah dress bermotif polkadot merah dan putih. Ia juga menggambar sebuah karikatur dimana ia berlutut dan Marybeth terkejut sembari memegang mulutnya. Uniknya, di dalam gambar tersebut, Marybeth terlihat mengenakan dress yang sama dengan yang ia kenakan hari ini.

Hari yang dinanti pun tiba, dibantu oleh kedua adiknya, mereka menggantung lukisan kecil tersebut di sebelah lukisan 'The Dreamer' karya Picasso. Marybeth memang penggemar berat karya masterpiece tersebut. Benar saja, setibanya di lokasi, ia pun terharu akan aksi nekat yang dilakukan Chris.

"Aku beruntung hari ini berjalan lancar, aku sudah mengenalnya terlalu lama jadi aku tahu dia akan bereaksi persis seperti apa yang aku gambar," tutur Chris seperti dilansir dari Dailymail. Namun kesenangan tersebut harus segera berakhir, karena petugas keamanan museum menegur mereka dan menyuruhnya segera pergi.

Penulis: Tyssa Madelina

Sumber: Kapanlagi.com