5 problema yang kerap muncul di tahun pertama pernikahan

Endah Wijayanti26 Okt 2018, 13:26 WIB
masalah pengantin baru

Fimela.com, Jakarta Sudah sah jadi suami istri, perasaan pun lega. Tapi justru di sini babak baru kehidupan pun dimulai. Setelah resepsi pernikahan, perjalanan baru pun dimulai. Begitu pula dengan berbagai permasalahan baru yang akan bermunculan.

Di tahun pertama pernikahan, akan ada banyak hal yang perlu disesuaikan. Berbagai problema baru pun muncul di sini. Biar nggak syok, yuk kita kulik lebih jauh problema apa saja sih yang kerap muncul pada pasangan di tahun pertama pernikahan. Selengkapnya, simak di sini.

1. Terungkapnya sisi lain pasangan

Setelah menikah, biasanya akan terungkap banyak sisi lain pasangan. Karakter dan kepribadiannya yang selama ini kita kenal ternyata memiliki "dimensi lain". Sehingga kita mungkin bakal dibuat terkejut dengan hal-hal yang tak pernah kita ketahui dari pasangan. Umumnya karena kebiasaan-kebiasaannya yang tak pernah kita ketahui sebelumnya, seperti kebiasaan tidur, kebiasaan mandi, dan lain sebagainya.

2. Mengatur prioritas

Kalau dulu sebelum menikah, kita bisa mengatur jadwal kita sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita sendiri. Setelah menikah, kita perlu menyesuaikan segalanya dengan pasangan. Prioritas dan jadwal yang kita buat harus bisa disesuaikan lagi dengan kebutuhan bersama. Dan hal ini bisa jadi cukup sulit dilakukan di awal-awal pernikahan.

3. Masalah keuangan

Cuma pasagan saja yang bekerja atau kita juga ikut bekerja? Bagaimana dengan gaji dan penghasilan yang didapatkan? Dialokasikan untuk apa saja semua pemasukan yang didapat? Masalah keuangan ini perlu didiskusikan bersama. Apalagi kalau ada rencana untuk menabung atau investasi untuk masa depan bersama. Jangan sampai nantinya malah jadi sering bertengkar karena dipicu masalah keuangan, ya.

 

The greatest marriages are built on teamwork. A mutual respect, a healthy dose of admiration, and a never-ending portion of love and grace. – Fawn Weaver

zodiak
ilustrasi./copyright unsplash/Gades Photography

4. Beradaptasi dengan mertua dan keluarga lainnya

Kalau dulu kita hanya fokus dengan orangtua kita sendiri, sekarang ada mertua yang juga pelru kita beri perhatian. Belum lagi dengan anggota keluarga dan kerabat baru yang juga perlu kita kenal. Proses adaptasi ini bisa terasa begitu berat di tahun-tahun awal pernikahan. Harus benar-benar sabar dan jaga ego biar tidak memicu masalah baru.

5. Menciptakan keintiman

Setelah menikah, banyak hal baru dan mungkin asing untuk dilakukan bersama. Termasuk soal menciptakan keintiman ini. Benar-benar perlu saling terbuka dan menjaga komunikasi dengan baik agar keintiman bisa tercipta dengan nyaman. Tak perlu malu mengungkapkan hal-hal mungkin mengganjal di hati. Quality time pun perlu ditingkatkan agar bisa sama-sama bahagia membangun pernikahan.

Sebenarnya sih masalah dan problema yang hadir di tahun pertama pernikahan bisa sangat beragam. Mengingat setiap pasangan itu unik dan punya karakternya sendiri, sehingga tahun pertama pernikahan bisa memiliki warnanya sendiri. Intinya memang bakal perlu saling pengertian dan belajar untuk lebih terbuka satu sama lain agar pernikahan impian bisa dicapai bersama.

Lanjutkan Membaca ↓