5 cara menyeimbangkan karier dan kehidupan keluarga bagi perempuan modern

Endah Wijayanti26 Okt 2018, 14:44 WIB
karier dan keluarga

Fimela.com, Jakarta Bisa nggak sih menyeimbangkan karier dan kehidupan keluarga di era seperti ini? Kesibukan karier dan pekerjaan saja sudah bikin pusing. Ditambah dengan kewajiban untuk menjaga anak dan keluarga, maka tanggung jawabnya jelas makin berat.

Bagi perempuan yang tetap berkarier setelah berkeluarga, memang perlu memiliki perencanaan yang bagus untuk menyeimbangkan semuanya. Harus memiliki kemampuan manajemen waktu yang bagus. Selain itu juga memang harus bisa punya kemampuan menjalankan setiap peran dengan baik. Untuk selengkapnya, ada sejumlah tips yang bisa dicoba berikut ini.

1. Selalu buat jadwal

Rencana ini bisa dibagi-bagi, untuk rencana harian, mingguan, hingga bulanan. Sebisa mungkin selalu bikin rencana untuk setiap hal yang akan dikerjakan. Disiplin pun jadi kunci utamanya. Karena dalam sehari bakal ada banyak hal yang harus dikerjakan, maka semuanya perlu dibuat perencanaan yang matang.

2. Tetapkan tujuan di setiap aspek kehidupan

Kita perlu punya tujuan pasti dari setiap aspek yang kita kerjakan. Apa tujuan kita bekerja? Bagaimana cara kita mencapai kebahagiaan yang bisa dirasakan bersama keluarga? Dengan punya tujuan seperti ini, kita bakal lebih mudah menetapkan dan membagi prioritas kita setiap hari.

“The best advice I ever heard was that when you’re too busy, always take on work that interests you. Somewhere, somehow, you’ll sort out how to get the rest done. There are many career rewards for taking on meaty, tough assignments with complex problem-solving components; plus it’ll be more enjoyable for you…don’t sell yourself short; you’re no different than anyone else who wants engaging work, so have a nose for searching it out!” – Deborah Simpson, CFO of The Boston Consulting Group

menghadapi mertua
Ilustrasi./Copyright unsplash.com/daiwei lu

3. Buang kebiasaan-kebiasaan buruk atau tak produktif

Di sini mungkin akan ada hal-hal yang perlu kita korbankan. Misalnya waktu untuk menikmati hiburan seperti menonton film atau bermain game yang perlu kita kurangi atau batasi. Dalam sehari kita cuma punya waktu 24 jam sehingga setiap detik dan menitnya sangatlah berharga. Saatnya untuk mengutamakan hal-hal penting dan membuang hal-hal yang tak produktif agar setiap waktu bisa dimaksimalkan dengan baik.

4. Bekerjasama dengan orang-orang terdekatmu

Berbagi peran dengan suami. Berkomunikasi dan mendelegasikan pekerjaan dengan rekan-rekan kerja lain. Mencari support system yang diharapkan nantinya bisa membantu kita menyelesaikan berbagai hal dalam waktu bersamaan. Karena kalau melakukan semuanya sendiri rasanya bakal mustahil dilakukan.

5. Agendakan waktu untuk istirahat

Selama masih bisa punya waktu untuk istirahat, maka keseimbangan kehidupan karier dan keluarga sudah tercapai. Selalu buat jadwal dan waktu untuk bisa merilekskan tubuh dan pikiran. Karena kita membutuhkan istirahat agar setelahnya bisa bekerja dan melakukan berbagai aktivitas dengan lebih optimal lagi.

Tantangan dan hambatan bakal selalu ada dalam usaha menyeimbangkan karier dan kehidupan keluarga. Dengan mengikuti tips-tips di atas, setidaknya kita bisa lebih mudah mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin bakal muncul di kehidupan kita. Tetap semangat berkarier dan memberikan yang terbaik untuk keluarga, ya.

Lanjutkan Membaca ↓