Ingin Menghindari Sifat Sombong & Tinggi Hati? Berpuasalah...

Fimela12 Jun 2017, 11:21 WIB
Copyright by walldevil.com

Tak terasa hari ini umat muslim telah sampai ke hari 17 Ramadan. Secara garis besar, puasa memiliki makna sebagai aktivitas menahan diri. Menahan diri dari haus, lapar dan berbagai nafsu lainnya. Juga menahan diri dari sifat sombong, tinggi hati juga sifat tercela lainnya.

Mengenai sombong dan tinggi hati, sifat ini merupakan salah satu sifat yang paling dibenci oleh Allah SWT. Sombong, juga menjadi salah satu sifat yang bisa membuat seseorang tak hanya dibenci oleh Allah tetapi juga oleh orang-orang di sekitarnya. Sifat satu ini termasuk ke dalam sifat yang sangat tercela dan menyebabkan dosa yang tiada berkesudahan.

"Tidak akan masuk surga orang yang terdapat sebesar biji zarrah kesombongan dalam hatinya," (HR. Muslim dari Abdullah bin Mas'ud RA).


Sombong adalah keadaan di mana seseorang merasa bangga dengan dirinya sendiri. Memandang dirinya lebih besar dari pada yang lainnya. Namun sayangnya, tidak sedikit orang yang ternyata diselimuti oleh sifat sombong dan tinggi hati. Sadar atau tidak, sifat sombong ini sebenarnya secara perlahan bisa dihindari dengan selalu tawakal dan menjalankan perintah agama juga meninggalkan larangannya.

Copyright by islampedia.com

Puasa Ramadan juga menjadi salah satu cara untuk menghindari sifat sombong. Mendirikan puasa dengan rasa ikhlas, mengharap ridho Allah dan kebaikan, akan membawa seseorang tak hanya terhindar dari sifat sombong juga tinggi hati saja. Ini juga menjadi cara agar diri terhindar dari berbagai sifat tercela lain seperti sifat kurang bersyukur, sifat dengki, iri juga emosi.

Selain puasa, menurut Mamang Muhammad Haerudin dan Abdush Shobur dalam bukunya Munajat Ramadan, cara lain untuk menghindari sifat sombong yang bisa dilakukan adalah melakukan sedekah, mengamalkan ilmu yang dimiliki dan pernah dipelajari, jika dimintai pertolongan segera menolong (jangan malah menghindarinya) dan murah maaf baik untuk meminta maaf kala melakukan kesalahan dan menerima maaf dari orang lain yang telah berbuat salah.

Hidup tanpa rasa sombong, tinggi hati, iri, dengki dan sifat tercela lainnya pasti akan membawa keberkahan juga kebahagiaan.

(vem/mim)