Pahami Tentang Iktikaf untuk Jalani 10 Hari Terakhir Ramadan

Fimela07 Jun 2018, 12:15 WIB
Iktikaf /copyright pexels.com/@ollivves

Ladies, tidak terasa lebaran sebentar lagi. Hari ini kita sudah pada 10 hari terakhir Ramadan. Namun sebelum benar-benar berakhir, ada satu hal yang perlu kamu lakukan jika ingin mendapat berkah dan pahala Ramadan yang maksimal, yaitu iktikaf atau biasa disebut dengan berdiam diri di masjid.

Jika menurut bahasa, iktikaf berasal dari kata 'akafa yang bermakna 'memenjarakan'. Sedangkan secara istilah fikih, iktikaf artinya 'berdiam di dalam masjid dengan tata cara tertentu dan disertai niat.'

Adapun yang perlu kamu lakukan saat iktikaf adalah mengucapkan nita, yaitu:

Nawaitu an iktikafa fi hadzal masjidi sunnatal lillaahi ta’alaa

Yang artinya; saya niat berdiam diri di dalam masjid, sunnah karena Allah ta’ala.

iktikaf adalah salah satu ibadah yang dianjurkan di setiap waktu di bulan Ramadan. Umumnya, iktikaf dilakukan di masjid, tujuannya adalah agar ibadah lebih khusyuk, lebih mendekatkan diri ke Allah swt, meski pengertiannya sendiri adalah berdiam diri menetap dalam sesuatu. Yang membedakan berdiam diri di masjid dengan iktikaf adalah niatnya. Jadi, sembari menunggu salat sunah maupun wajib ada baiknya kamu mengucapkan niat iktikaf untuk mendapatkan berkah yang melimpah.

Rukun iktikaf

Sebelum menjalankan iktikaf ada baiknya kamu mengetahui rukun iktikaf. iktikaf memiliki sedikitnya empat rukun yang harus terpenuhi, yaitu:

  1. Orang yang beritikaf diharuskan seorang Muslim, berakal, baligh, suci dari janabah, tidak haid atau nifas bagi wanita.
  2. Berniat iktikaf. Niat berfungsi menegaskan ibadah apa yang akan dilakukan. Selain itu, niat juga menegaskan hukum iktikaf sendiri.
  3. Tempat itikaf. Ulama sepakat tempat yang digunakan untuk iktikaf adalah masjid. Selain itu, iktikaf tidak sah.
  4. Menetap di masjid.

Ladies, ada banyak amalan yang dapat kamu lakukan selama Ramadan. Yuk, jadikan ramadan tahun ini semakin baik dan lebih baik dari tahun sebelumnya. Jadi, sudah siap untuk beriktikaf di masjid?

(vem/apl)