Jangan Harap Aku #JagainKamu Kalau Kamu Ternyata Malah Selingkuh

Fimela11 Jun 2018, 14:30 WIB
Ilustrasi./Copyright pexels.com/tan danh

Kadang dalam hidup ini, perempuan punya peran istimewa sebagai seorang penjaga. Meski kadang ujian hidup begitu berat tapi seorang perempuan bisa begitu tangguh menjalaninya. Seperti kisah sahabat Vemale dalam Lomba Menulis #JagainKamu ini. Ada cerita yang begitu menyentuh hati di dalamnya. Lomba menulis kali ini dipersembahkan oleh Softex Daun Sirih, yang selalu #JagainKamu para perempuan Indonesia.

***

Dua tahun yang lalu aku jatuh cinta kepada seorang pria yang aku kenal lewat media sosial. Kami berhubungan cukup intens. Aku cukup yakin bahwa dia adalah orang yang baik dan aku juga senang berhubungan dengannya.

Seperti hubungan yang lain, kami juga kadang bertengkar karena beberapa hal. Lalu sampai di hari itu, ketika dia ingin berlanjut ke hubungan yang lebih serius, aku menolak. Dengan alasan aku masih fokus kepada pendidikanku, karena orangtuaku telah sangat bersusah payah membiayaiku selama ini.

Copyright pexels.com/tan danh

Aku harus membantu mereka terlebih dahulu sebelum aku menikah. Dia tak percaya. Aku tersinggung, karena dia benar-benar tidak memikirkan keadaanku. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk putus.

Setelahnya aku baru tahu apa yang dilakukannya di belakangku. Dia berhubungan dengan banyak wanita, bukan hanya aku. Salah satunya bahkan adalah temanku.

Copyright pexels.com/automnenoble bogomolov

Temanku bercerita tentangnya, yang sama sekali berbeda dari apa yang diceritakannya kepadaku. Ternyata dia telah berbohong ke semua wanita yang dia dekati. Selama ini aku telah dekat dengan seseorang yang bahkan tidak pernah memikirkan perasaan wanita. Dia hanya mendekati wanita untuk kesenangannya sendiri saja.

Aku sangat bersyukur bahwa Tuhan telah menjagaku dari orang yang salah. Kenyataan ini menyakitkan, bahwa orang yang aku percaya justru berbohong kepadaku. Namun hidup harus tetap berjalan. Aku tetap memprioritaskan pendidikanku terlebih dahulu agar aku dapat meraih masa depan yang lebih baik. Untuk kedua orangtuaku tercinta.

(vem/nda)