JMFW Berkolaborasi Dengan Penyandang Disabilitas Dalam Menciptakan Baju

Fimela19 Jul 2018, 12:00 WIB
Jakarta Modest Fashion Week (JMFW)

Indonesia digadang-gadang akan menjadi kiblat fashion muslim dunia. Namun, tak perlu menunggu waktu yang lama, sebab akan ada 21 negara datang ke Indonesia untuk mengikuti gelaran Jakarta Modest Fashion Week (JMFW).

JMFW ini yang merupakan Modest Fashion Week resmi pertama di Asia Tenggara dan siap meramaikan Jakarta pada tanggal 26-29 Juli 2018 di Gandaria City, Jakarta Selatan.

Acara ini dihelat oleh Think Fashion besutan Franka Soeria. Sebelumnya Franka telah mengadakan acara serupa di London, Dubai, Istanbul. Di Jakarta sendiri akan ada 18 desainer mancanegara dari Rusia, Kanada, Australia, Jepang, Turki, Jordan, Oman, Kyrgystan, Singapura, Malaysia, Austria, dan Uni Emirat Arab serta dan 27 desainer Indonesia telah bergabung untuk menampilkan ragam koleksinya, serta 40 fashion brand booth yang siap meramaikan jalannya fashion week selama 4 (empat) hari yang menjadi sorotan dunia internasional ini.

Franka Soeria, Founder Modest Fashion Weeks Global menuturkan, Indonesia sudah melakukan banyak bagi perkembangan modest fashion dibandingkan negara lain di dunia. Inilah saatnya menunjukkan kepada dunia dan membukakan gerbang bagi pecinta fashion internasional untuk melihat keunggulan fashion negara kita.

“Kurang lebih ada 21 Negara ikut serta dalam perhelatan busana modest terbesar di Asia Tenggara ini, tak hanya sebagai peserta namun juga tamu khusus dan pengisi acara. Tak hanya fashion, Jakarta Modest Fashion Week juga bicara tentang kesejajaran Jakarta-indonesia untuk menjadi tuan rumah pagelaran fashion show berskala internasional. Bekerjasama dengan brand brand terbaik di Indonesia, JMFW menjadi ajang modest fashion paling internasional di Asia,”ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (18/7).

Ozlem Sabin, co-founder Think Fashion turut menyampaikan, Jakarta Modest Fashion Week akan menjadi gerbang yang membuka mata dunia akan kemajuan fashion Indonesia dan juga potensinya untuk perdagangan berskala internasional.

“Kami berupaya menghadirkan kesempatan maju dari berbagai sisi terutama sisi industri kreatif yang memberikan kontribusi terhadap kemajuan suatu bangsa. Indonesia memiliki sumber daya kreatif yang kaya dan melalui JMFW berkesempatan mengangkat keunikannya dan kesempatan untuk diakui fashion buyer yang datang dari seluruh dunia serta menjadi inspirasi bagi perkembangan modest fashion week internasional,” paparnya.

Sebagai event internasional, JMFW turut memberikan perhatian bagi komunitas penyandang disabilitas melalui konten Dream & Design for Disabillties supported by Indonesia 2018 Asian Para Games X JMFW.

lndonesia 2018 Asian Para Games dan JMFW memiliki kesamaan misi yaitu mendukung komunitas difabel untuk menunjukan bakat terbaiknya dalam skala internasional. Project Dream & Design for Disabilities melibatkan komunitas bisu-tuli dan penyandang disabilitas lain dari Indonesia-Turki dan Jerman.

Mereka dilibatkan dalam proses penciptaan busana untuk kemudian ditampilkan di runway dan ditawarkan untuk sepenuhnya didonasikan untuk aksi sosial. Think Fashion dan Markamarie akan melahirkan brand khusus untuk membuat project ini menjadi proyek jangka panjang. Aksi Cepat Tanggap (ACT) turut berkontribusi dengan membantu mengumpulkan komunitas difabel untuk berpartisipasi dalam program ini.

Desainer dan brand yang turut serta di Indonesia antara lain; UpZDate by lrna Mutiara, 2Madison Avenue, Sofie, Dian Pelangi, Kami Idea, Etu, Khanaan Sham|an, Medina Zein, Anggia Handmade, Sayee, Doraemon indonesia dan masih banyak lagi. Event ini juga didukung oleh puluhan Media Partner dari dalam dan luar negeri.

(vem/asp)