Ternyata Begini Asal Usul Sejarah Perkedel Jadi Makanan Indonesia

Febi Anindya Kirana11 Jan 2019, 12:40 WIB
perkedel

Fimela.com, Jakarta Perkedel pasti sudah bukan makanan asing untuk banyak orang Indonesia. Perkedel bisa dijumpai dalam berbagai makanan, seperti soto, sop, tumpeng, dan lain sebagainya. Meski sudah sangat umum, namun tak banyak orang yang mengetahui bagiamana bisa perkedel muncul di Indonesia.

Makanan yang terbuat dari kentang yang digoreng dan dihaluskan kemudian dicampur dengan daging sapi giling, untuk kemudian digoreng lagi ini ternyata memiliki sejarah panjang hingga menjadi perkedel seperti yang kita kenal saat ini.

Dilansir dari Wikipedia, perkedel sebenarnya berasal dari kata Bahasa Belanda "Frikadeller" atau "Frikadel", semacam daging cincang atau giling yang dipadatkan dan digoreng. Daging menjadi bahan utama Frikadel namun bedanya di Indonesia, kentang menjadi bahan utama.

Masa penjajahan Belanda membawa pengaruh besar dalam budaya dan kuliner Indonesia sehingga tidak mengherankan jika makanan asal Eropa ini juga diadopsi dan menjadi salah satu kekayaan kuliner Indonesia dalam bentuk yang berbeda.

Sepertinya daging sapi atau babi adalah bahan makanan sangat mahal pada zaman itu, sehingga orang Indonesia memodifikasi Frikadel dengan menambahkan kentang yang dihaluskan. Pada saat itu, hasil bumi yang mudah ditemukan dan murah adalah kentang sehingga kentang justru jadi bahan yang dominan. Karena pelafalan Frikadel yang susah diucapkan, perlahan berubah menjadi Perkedel, dan jadilah perkedel seperti yang saat ini kita kenal.

Ternyata, seperti itu perjalanan panjang asal mula atau sejarah perkedel hingga mnejadi salah satu kekayaan kuliner nusantara.