Haid Tidak Teratur, Tanda Gangguan Kesuburan?

Ega Maharni25 Jan 2019, 17:00 WIB
Ilustrasi nyeri haid

Fimela.com, Jakarta Tidak sedikit perempuan di dunia yang mengalami haid tidak teratur, baik jadwal haid yang bisa maju dari tanggal sebelumnya, bahkan yang sering terjadi yaitu keterlambatan haid yang terlampau jauh.

Normalnya, haid datang sebulan sekali dengan tanggal yang sama setiap bulannya. Namun, jika tanggal haid terlongkap jauh dari bulan biasanya, kamu bisa lebih waspada dalam masalah kesuburan.

Menurut data WHO, 80 persen perempuan di dunia mengalami haid tidak teratur. Menurut the American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), haid yang teratur biasanya terjadi setiap 34-38 hari sekali, selama 3-8 hari. 

Namun, perempuan yang mengalami haid tidak lancar, haid datang tidak menentu. Kadang di akhir bulan, kadang awal bulan. Bahkan, tak jarang mereka yang alami haid tidak teratur bisa skip 1 hingga 2 bulan. Ternyata, haid tidak lancar ada kaitannya dengan tingkat kesuburuan. Lantas, benarkah haid tak lancar pertanda kurang subur?

Haid tidak teratur jadi tanda ketidaksuburan

[Fimela] Haid
Ilustrasi haid | unsplash.com

Terjadinya ketidakteraturan dalam haid memang bisa menjadi tanda bahwa seorang perempuan tersebut mengalami gangguan kesuburan. Apalagi untukmu yang mengalami keterlambatan haid 3 bulan atau lebih, harus cepat konsultasi ke dokter.

Jangan sepelekan haid yang tidak teratur, karena ganguan kesuburan ini pun bisa menjadi kurang nyaman dialami para perempuan. Biasanya cara mengatasi agar haid teratur sesuai jadwal, bisa dilakukan dengan cara istirahat yang cukup, jangan begadang, mulai makan makanan sehat dan biasakan rajin berolahraga.

Dengan gaya hidup yang sehat dan teratur, biasanya siklus haid juga akan menjadi teratur dengan sendirinya.

Lanjutkan Membaca ↓