5 Kebiasaan Makan yang Bikin Langsing, Kita Coba yuk!

Endah Wijayanti16 Apr 2019, 13:45 WIB
kebiasaan yang bikin langsing

Fimela.com, Jakarta Yakin deh sebagian besar dari kita pasti ingin selalu memiliki perut langsing. Bukan hanya karena ingin mendapatkan penampilan yang lebih baik, tapi juga untuk tubuh yang lebih bugar. Memiliki perut buncit atau berat badan yang berlebih dikhawatirkan bisa mendatangkan berbagai macam penyakit dan gangguan kesehatan.

Untuk mendapatkan atau menjaga perut langsing, kita bisa memulainya dengan membangun kebiasaan makan yang sehat. Robert Hendrik Liembodo dalam buku DEBM (Diet Enak, Bahagia, & Menyenangkan) Cara Mudah Turunkan Berat Banda Tanpa Sengsara menyarankan untuk mengonsumsi banyak protein dengan mengurangi karbohidrat, gula, dan tepung bila ingin langsing. Berdasarkan metode DEBM, kita perlu menghindari nasi, roti, singkong, jagung, minuman manis termasuk susu kental manis, dan tempe tahu. Ada yang dihindari, ada yang diperbanyak. Yang diperbanyak meliputi ikan, daging sapi, kambing, ayam, dan telur. Untuk camilan, pilih yang berprotein tinggi dan rendah karbo.

Ada lima kebiasaan yang bisa kita coba terapkan untuk mendapatkan tubuh langsing. Selengkapnya, langsung saja kita simak di sini yuk!

1. Makan Lauknya Terlebih Dahulu

Dahulukan lauk pauk, baru kemudian makan karbo. Ini bisa kita lakukan saat makan siang. Tujuannya supaya nafsu makan terkendali.

2. Dahulukan Konsumsi Protein Hewani

mengonsumsi telur
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Makan lauk pauk berprotein hewani lebih dahulu. Misal, kita bisa mendahulukan makan telur sebelum makan nasi. Dengan begini, otak akan menerima sinyal cepat kenyang agar terhindar dari makan karbo berlebihan.

3. Olahraga setelah Konsumsi Karbo Berlebihan

Setelah makan karbo berlebihan, kita perlu berolahraga supaya karbo tidak jadi lemak. Misal, jalan keliling kompleks selama 1 jam atau lari di tempat selama 30 menit. Tapi daripada menebus kelebihan karbo, ada baiknya untuk membatasi asupan karbo.

4. Mempersering Makan

Makanan untuk Diet
Ilustrasi./(Sumber: iStock)

Maksudnya adalah lebih baik makan 3 jam sekali dalam porsi kecil daripada makan banyak tapi jarang. Mempersering makan bisa membantu sistem metabolisme bakar lemak tubuh kita tetap tinggi, dengan catatan makanan yang dikonsumsi tinggi protein. Selain itu, makan 3 jam sekali bisa menghindari kita dari sakit maag.

5. Pilih Makanan Rendah Gula

Saat sedang liburan atau tak punya waktu mempersiapkan bekal makanan yang sehat dan tinggi protein, kita bisa mengusahakan untuk membeli makanan di luar yang rendah kandungan gulanya. Batasi juga konsumsi minuman manis. Kalaupun minum teh atau kopi, usahakan tidak menambahkan gula atau pemanis lainnya.

Kita bisa mencoba memulai menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat di atas untuk bisa memiliki tubuh langsing dan sehat bertenaga. Semoga infonya bermanfaat, ya. Sekarang saatnya untuk mencoba menerapkan kebiasaan sehat untuk kebaikan kita.

Lanjutkan Membaca ↓