Puasa Ramadan Semakin Nyaman dengan Menggunakan Essential Oils

Anisha Saktian Putri27 Apr 2019, 08:00 WIB
Ilustrasi/pixabay

Fimela.com, Jakarta Essential oil telah digunakan selama ribuan tahun karena memiliki manfaat yang bagi kesehatan dan kecantikan. Bahkan, sangat berguna bagi mereka yang sedang menjalankan puasa Ramadan agar tetap fokus dalam bekerja.

Lysa Evy Lenny, Training Manager Young Living Indonesia mengatakan jenis essential oil seperti lemon dan papermint dapat membuat kita lebih fokus serta lebih semangat ketika berpuasa.

Cukup dengan menghirup atau oleskan essential oil tersebut. Atau dapat juga merendam kaki dengan air hangat yang dicampur essential oil, yang akan membuat tubuh lebih rilex. Hal ini tentu membuat kamu semakin nyaman menjalankan puasa Ramadan.

"Kalau puasa kan lemas, dan kurang fokus karena kita kurang minum dan makan saat puasa. Jadi disarankan menggunakan essential oil yang dapat membantu fokus kerja dan tubuh tidak lemas," ujar Lysa saat ditemui di "Young Living Indonesia Exhibition 2019," di Jakarta.

Selain itu, essential oil juga dapat membuat kulit lebih lembap. Lysa mengatakan, gunakan jenis essential oil jenis rose, jasmine, serta lavender.

"Untuk mendukung kulit tetap lembap ketika berpuasa biasa menggunakan essential oil jenis bunga-bungaan," tambahnya.

Oilthentic Day

Ilustrasi/pixabay
Ilustrasi/pixabay

Untuk mengetahui berbagai jenis essential oil, sahabat Fimela dapat mengunjungi Oilthentic Day Young Living Indonesia Exhibition yang berlangsung di main atrium east mall Grand Indonesia, Jakarta pada 27-28 April 2019.

"Pameran ini memberikan kesempatan bagi khalayak umum untuk mengenal lebih jauh tentang essential oil dan berbagai manfaat keseimbangan tubuh, pikiran, jiwa dan mengenal lebih jauh Young Living Essential Oils," ujar Yudho Sampurno, Direktur Sales & Marketing Young Living Indonesia.

Pameran ini juga akan menyajikan talkshow menarik bersama Becky Tumewu dan praktisi kesehatan holistik Reza Gunawan, serta membuat produk alami dan ramah lingkungan bersama para pakar.

Lanjutkan Membaca ↓