Ancaman Makan Daging Kambing Berlebihan Saat Idul Adha Selain Kolesterol

Anisha Saktian Putri11 Agu 2019, 10:00 WIB
Daging/unsplash Jose Ignacio Pompe

Fimela.com, Jakarta Hari Raya Idul Adha dirayakan dengan suka cita sambil menikmati makanan dengan menu kambing. Tapi tahukah kamu? menyantap daging kambing berlebihan bukan hanya akan mengakibat kolesterol, ditambah sembelit. 

Menurut Prof Ari Fahrial Syam Akademisi dan Praktisi Kesehatan, daging merah merupakan salah satu makanan yang membuat usus bekerja ekstra berat untuk mengeluarkannya.

“Oleh karena itu, harus diimbangi oleh banyak minum dan konsumsi sayur,” ujar Prof. Ari kepada Fimela.com

Memiliki asam lambung

Asam Lambung Naik, Ini Gejala dan Solusinya (CHAjAMP/Shutterstock)
Asam Lambung Naik, Ini Gejala dan Solusinya (CHAjAMP/Shutterstock)

Prof. Ari mengatakan jika memikiki penyakit gerd di mana asam atau isi lambung balik arah ke atas kembali ke kekerongkongan, maka asam lambung akan bertambah parah setelah mengonsumsi daging kambing berlebihan.

Apalagi setelah mengonsumsi daging langsung tidur karena kekenyangan sehingga akan mencetuskan keluhan penyakit asam lambung.

“Belum lagi efek jangka panjang berupa peningkatan kadar lemak dan kolesterol darah jika daging merah termasuk daging kambing ini dikonsumsi dalam jangka,” paparnya.

Daging kambing dan daging sapi memang mengandung zat gizi yang kita butuhkan. Tetapi kalau jumlahnya berlebihan akan mengganggu kesehatan.

“Sekali lagi jangan lupa mengimbangi dengan banyak makan buah dan sayur untuk mengurangi efek samping dari makan daging berlebihan. Selain untuk memperlancar buang air besar, serat yang terkandung dalam sayur dan buah-buahan akan mengurangi serapan kolesterol di usus halus,” tutupnya.

 

 

Simak video berikut

#Growfearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓