10 Tips Menjaga Keamanan dan Privasi Ketika Menggunakan Internet

Anisha Saktian Putri21 Agu 2019, 20:00 WIB
Menggunakan internet/unsplash @dadaben_

Fimela.com, Jakarta Internet memang memudahkan kita untuk mendapatkan segala informasi yang dibutuhkan. Namun, jika tidak hati-hati dalam menggunakan internet ada banyak ancaman yang terjadi di media sosial.

Hal tersebutlah yang membuat Google, melakukan sejumlah upaya untuk melindungi privasi data para pengguna internet. Head of Public Policy Google Indonesia Putri Alam, mengatakan Google selalu meningkatkan teknologi keamanan dan fitur privasi untuk menjaga pengguna tetap aman saat menggunakan internet.

"Kita selalu berinovasi untuk menjaga keamanan penggunana. Keamanan tersebut pun harus mudah digunakan," ujar Putri di Jakarta.

Inisiatif keamanan dalam mengakses internet tersebut dilakukan Google bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Siberkreasi, ID-IGF, IGF Youth, ICT Watch, dan Kreavi.

Tips keamanan dan privasi berinternet

Google #JagaPrivasi
Google #JagaPrivasi

Putri mengatakan pengamanan privasi terbagi menjadi 2 pilar utama. Pertama adalah pilar Kesadaran, dimana pilar ini menekankan pentingnya menyadari keamanan dan privasi dalam menggunakan internet.

Kedua adalah pilar Pencegahan, yakni pilar lanjutan yang perlu dilakukan seseorang setelah memahami kemudian bisa melakukan tindakan pencegahan dalammenjaga keamanan dan privasi berinternet. Berikut tips meningkatkan kesadaran saat mengakses internet.

1. Berhati-hatilah terhadap pesan yang meminta informasi pribadi

Jangan klik link atau balas pesan mencurigakan berbentuk apapun yang meminta informasi pribadi kamu seperti nama lengkap, nama ibu, alamat rumah, email, tanda pengenal diri, sandi, nomor rekening bank atau nomor kartu kredit, bahkan tanggal lahir. Bahkan jika pesan tersebut dikirim oleh situs yang kamu percaya, seperti situs bank, jangan pernah klik link atau membalas pesannya.

Sebaiknya kunjungi langsung situs atau aplikasi bank tersebut untuk login ke akunmu. Ingatlah, situs dan layanan resmi tidakakan pernah mengirim pesan untuk meminta mengirim sandi atau informasi keuanganvia email. Selain informasi pribadi dirimu sendiri, kamu juga tidak boleh membagikan data pribadi orang lain tanpa seizin orang tersebut.

2. Selalu pastikan validitas URL atau link yang mencurigakan

Jangan pernah klik link mencurigakan, karena bisa jadi link itu berisi halaman login palsu buatan hacker yang terlihat resmi. Pastikan URL link yang akan diakses adalah situs yang resmi yang diawali dengan “https”. Situs palsu membuatmu terjebak phising yakni upaya untuk menipumu agar memberikan informasi pribadi yang sangat penting sepertisandi akun.

3. Jangan instal aplikasi berbahaya di ponsel

Selalu unduh aplikasi seluler dari sumber terpercaya. Google Play Protect menjaga keamanan perangkat dengan melakukan pemeriksaan keamanan terhadap aplikasi dari Google Play Store sebelum kamu mengunduhnya, serta memeriksa perangkat dari waktu kewaktu.

Untuk memaksimalkan perlindungan datamu, hapus aplikasi yang tidak lagi digunakan, baca kebijakan privasi, aktifkan fitur update otomatis dan hanya berikan akses data sensitif ke aplikasi terpercaya.

4. Jaga agar software selalu yang terbaru

Selalu gunakan software terbaru untuk browser, sistem operasi, plugin, dan editor dokumen. Saat menerima notifikasi untuk mengupdate software, lakukanlah sesegera mungkin. Perhatikan kapan perlu mengupdate software, beberapa layanan seperti browser Chrome, akan diperbarui secara otomatis.

5. Waspadai peniru identitas

Jika menerima email dari seseorang yang kamu kenal tetapi isi pesannya terlihat aneh, bisa jadi akun kenalanmu sudah diretas. Jangan balas pesan atau klik link apapun yang diberikan.

6. Pegang kendali terhadap data di akun Google

Dengan Akun Google, kamu bisa mendapatkan informasi serta mengatur setelan privasi dan keamanan di satu tempat. Fitur ‘Dasbor’ dan ‘Aktivitas Saya’ memberikan transparansi data yang dikumpulkan dari aktivitasmu di seluruh layanan Google.

Sahabat Fimela juga bisa mengatur privasi kamu dengan ‘Kontrol Aktivitas’ dan ‘Setelan Iklan’ yang memungkinkan kamu untukmengaktifkan atau menonaktifkan pengumpulan dan penggunaan data, serta mengaturseluruh layanan Google agar berfungsi lebih baik untukmu.

7. Gunakan jaringan dan koneksi yang aman sebelum memasukkan informasi sensitif

Berhati-hatilah saat menggunakan WiFi publik. Jaringan ini mungkin saja tidak dienkripsi sehingga siapapun yang ada di jaringan tersebut bisa memantau aktivitas di Internet, terutama saat mengakses internet banking atau mobile banking. Apabila  harus memasukan informasi sensitif, pastikan koneksi ke situs yang kamu kunjungi itu aman, jika situs tersebut aman browser seperti Chrome, akan menampilkan ikon gembok berwarna abu-abu di kotak URL.

Tips Pencegahan

Menggunakan internet/ Unsplash @charlesdeluvio
Menggunakan internet/ Unsplash @charlesdeluvio

8. Lindungi dirimu dengan sandi yang kuat

Jangan menggunakan satu sandi yang sama di akun yang berbeda. Tambahkan informasi pemulihan akun untuk membantu jika keluar dari akun dan perlu kembali mendapatkan akses. Chrome juga menyediakan fitur pengelola sandi yang membantu kamu membuat,menjaga, dan memantau semua sandi akun onlinemu.

9. Utamakan keamanan dengan Verifikasi 2 Langkah

Amankan akun kamu dengan verifikasi 2 Langkah. Fitur ini menambahkan lapisankeamanan ekstra ke akun kamu. Menyiapkan Verifikasi 2 Langkah dapat meminimalisir peluang akses tidak sah ke akunmu secara signifikan. Untuk menyiapkan Verifikasi 2 Langkah di Akun Googlemu, kunjungi g.co/2sv.

10. Cek Google safety center:

Untuk tahu lebih detail mengenai cara menjaga privasi dan keamanan kamu saat menggunakan internet cek Google safety center.

#Growfearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓