Mengganti Ini Bisa Membuatmu Bangun Pagi, Menurut Studi

Febi Anindya Kirana22 Agu 2019, 15:05 WIB
bangun pagi

ringkasan

  • Bunyi alarm yang lembut adalah pilihan yang baik dan tidak mengejutkan
  • Suara alarm mengejutkan dibutuhkan untuk mereka yang deep sleeper
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Seringkali orang akan mematikan alarm meski sudah diatur pada jam tertentu di malam harinya dan akan melanjutkan tidur beberapa menit setelahnya sebelum pada akhirnya menyadari telah bangun kesiangan.

Hal ini seringkali dipicu oleh perasaan kaget ketika bangun tidur, padahal masih sangat mengantuk, aplaagi jika malam sebelumnya memang kurang tidur. Ini bukan salah si alarm sih, pada dasarnya orang hanya perlu mengganti sedikit hal jika ingin bangun pagi tanpa merasa terkaget dan bangun lebih nyaman dan segar.

Sebuah penelitian kecil yang dilakukan oleh RMIT University di Australia menemukan bahwa bunyi alarm yang merdu dapat melawan efek inersia tidur, yaitu perasaan gugup atau kaget yang dialami tubuh 15 hingga 20 menit pertama setelah bangun tidur.

Mengganti Suara Alarm Membuatmu Bangun Pagi

alarm
Photo by Acharaporn Kamornboonyarush from Pexels

Beberapa penelitian lain juga menunjukkan bahwa bunyi alarm yang lembut adalah pilihan yang baik dan tidak mengejutkan. Meski demikian, peneliti menekankan sebaiknya tidak menggunakan bunyi-bunyian seperti seruling sebagai alarm karena tak akan membuat orang ingin bangun dari tidurnya.

Namun spesialis tidur Shelby Harris, PsyD. mengatakan bahwa terkadang suara alarm mengejutkan dibutuhkan untuk mereka yang deep sleeper atau susah bangun, beberapa penderita insomnia dan mereka yang malas bangun.

Jadi, jika ingin bangun pagi, analisis dulu tipe seperti apa dirimu, dan apakah harus mengganti suara alarm agar bisa bangun pagi.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓