Maaf, Sedang Tak Butuh Cinta yang Penuh Kepalsuan Belaka

Endah Wijayanti27 Agu 2019, 12:37 WIB
cinta yang tak palsu

Fimela.com, Jakarta Menemukan cinta sejati selalu ada lika-likunya sendiri. Kisah dan perjalanan mendapatkan jodoh terbaik kadang bikin kita jatuh bangun. Sampai pada satu titik kita rasanya ingin berhenti dan menyerah saja. Tak ingin lagi menanggapi cinta yang hanya manis di bibir saja.

Sudah cukup dengan janji manis dan palsu yang dibuat atas nama cinta. Tak ada lagi untuk meladeni cinta yang penuh tipuan. Mencari pasangan kini bukan lagi atas dasar coba-coba. Tapi kini mencari pasangan adalah untuk bisa membangun hubungan dan hidup bersama untuk masa depan yang lebih baik.

Sudah Saatnya Berhenti Menambah Luka karena Cinta

Dari semua pengalaman jatuh cinta, mungkin dulu pernah kita terluka. Semua luka dan trauma yang ada memang tak bisa hilang begitu saja. Tapi kita berhak memiliki hidup yang lebih bahagi. Tidak lagi menambah luka dan duka karena cinta. Tak apa bila kita menolak seseorang yang kita rasa tak sungguh-sungguh mencintai kita dengan tulus.

I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control and at times hard to handle. But if you can't handle me at my worst, then you sure as hell don't deserve me at my best. ― Marilyn Monroe

zodiak
ilustrasi./Photo by Anthony Tran on Unsplash

Sudah Saatnya Memiliki Hidup yang Lebih Baik

Kini sudah saatnya membangun hidup yang lebih baik. Tak lagi bermain-main dengan perasaan. Tak lagi ingin dipermainkan oleh seseorang yang tak punya perasaan. Mungkin kita dianggap egois karena tak mau menerima sembarang pria dalam hidup kita. Tapi kita pun tetap perlu bahagia. Kita punya hak untuk memiliki hidup yang lebih baik.

I want love to be simple. I want to trust without thinking. I want to be generous with my affection and patience and love unconditionally. It is easier to love a person with their flaws than to weed through them. I want to love the whole person, not parts; and this is how I want to be loved. ― Jewel Kilcher, Chasing Down the Dawn

Zodiak couple
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Sudah Terlalu Banyak Waktu yang Terbuang karena Cinta yang Salah

Maaf, saat ini sedang tidak menerima cinta yang penuh kepalsuan belaka. Sebab sudah cukup rasanya mendapat pengalaman dengan cinta yang salah. Sudah banyak waktu yang terbuang karena pernah membuat pilihan yang keliru. Saat ini ingin lebih fokus mendapatkan seseorang yang bisa diajak untuk membangun kehidupan dengan tujuan yang sama. 

When we love, we always strive to become better than we are. When we strive to become better than we are, everything around us becomes better too. ― Paulo Coelho, The Alchemist  

zodiak
ilustrasi./Photo by Philip Justin Mamelic from Pexels

Bersama-sama Membangun Impian Baru, Itu yang Jadi Prioritasnya Sekarang

Kita punya hak dan bisa memilih sendiri waktu yang tepat untuk menikah. Menjalin komitmen menjaga cinta seumur hidup merupakan tanggung jawab yang besar. Oleh karena itu, saat ini kita tak bisa menerima sembarang orang. Ada prioritas baru yang perlu kita penuhi saat ini. Tak lagi membuang-buang waktu dengan orang yang salah, melainkan membangun impian baru untuk hidup yang lebih baik ke depannya.

Kita akan mendapatkan jodoh terbaik kita di waktu yang paling tepat. Semoga ke depannya kita bisa memiliki hubungan yang indah dengan seseorang yang ditakdirkan Tuhan kepada kita.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓