Usai Ibadah Haji, Saatnya Nikmati Destinasi Wisata Istimewa di Tanah Suci

Wuri Anggarini19 Sep 2019, 15:09 WIB
Usai Ibadah Haji, Saatnya Nikmati Destinasi Wisata Istimewa di Tanah Suci

Fimela.com, Jakarta Rela antri bertahun-tahun lamanya, kebayang bagaimana senangnya saat melihat namamu berada dalam daftar jamaah yang akan naik haji. Segala persiapan pun wajib dilakukan untuk menjamin kelancaran ibadah selama di Tanah Suci, mulai dari tiket pesawat, hingga perlengkapan ibadah lainnya. Jangan hanya sekadar beribadah saat naik haji atau umroh ke tanah suci. Pasalnya, ada beberapa destinasi wisata yang bisa dikunjungi untuk napak tilas sejarah dan budaya Islam hingga berburu oleh-oleh.

Laut Merah

Jadi primadona di Kota Jeddah perairannya yang jernih, lingkungan yang bersih, dan tentunya pemandangan yang indah. Sepanjang garis pantainya selalu ramai oleh warga lokal maupun jamaah yang datang untuk melihat cantiknya pesona alam saat matahari tenggelam. Tak heran jika menjelang akhir pekan, suasananya pun jadi mirip pasar malam di pinggiran pantai.

Selain itu, ada juga Masjid Rahmah yang berada di sepanjang garis pantai Laut Merah sehingga tampak seperti terapung di atas permukaan air laut. Dulunya, masjid ini dikenal dengan nama Fatimah, namun diganti dengan nama putri Rasulllah yang membangunnya yaitu Fatimah Az-Zahra.

Gua Hira

Gua Hira cukup populer di kalangan umat Islam. Pasalnya, di sini adalah lokasi Nabi Muhammad SAW pertama kali menerima wahyu dari Allah, lewat perantara Malaikat Jibril.

Untuk melihat tempat yang juga dinamai Gunung Cahaya atau Bukit Pencerahan ini, kamu perlu mempersiapkan fisik yang kuat karena harus menaiki tebing dengan tanjakan yang cukup curam. Jika berencana untuk mengunjungi Gua Hira, ada baiknya datang di pagi hari sebelum penuh oleh jamaah lainnya.

Abraj Al Bait

Disebut juga dengan Fairmont Makkah Clock Royal Tower, tempat wisata ini cukup menarik untuk dikunjungi sambil beribadah haji. Berbentuk menara jam besar, Abraj Al Bait terdiri dari 120 lantai dan lebih dari 1500 kamar hotel dan apartment. Dikelola oleh Kerajaan Arab Saudi dan jaringan Hotel Fairmont, tidak heran jika bangunan yang berada tepat di seberang Masjidil Haram ini tampak sangat mewah.

Al Balad Corniche

Ini saatnya berbelanja, terutama ketika singgah di Kota Jeddah. Komplek pertokoan Al Balad Corniche bisa jadi tujuan karena harga barang-barangnya yang relatif murah. Toko yang sering jadi langganan para jamaah haji adalah Toko Ali Murah atau Sultan Murah yang menjual cokelat dalam kemasan lucu dan kurma muda atau ruthab. Namun wajib hati-hati, meski tawar-menawar diperbolehkan, tidak sedikit pedagang menjajakan barang-barangnya dengan sedikit memaksa.

Pasar Zakfariah

Hanya berjarak satu kilometer dari Masjidil Haram, kamu akan menemukan Pasar Zakfariah. Tempat ini lumayan populer di kalangan orang-orang Indonesia yang naik haji karena menyediakan berbagai keperluan ibadah atau oleh-oleh. Mulai dari dari air zam-zam hingga kurma, ada berbagai buah tangan unik lainnya yang bisa dibeli untuk diberikan pada keluarga atau teman dekat.

Lengkap! Bukan hanya khusyuk menjalankan ibadah, naik haji pun jadi terasa lebih berkesan dengan mengunjungi tempat wisata menarik ini. Siap berangkat?