Fimela Fest 2019: Hati-Hati Komentar Gemuk Pada Orang Lain Justru Membuatmu Semakin Gemuk

Anisha Saktian Putri07 Okt 2019, 10:30 WIB
body shaming

Fimela.com, Jakarta Dalam keseharian, disengaja atau tidak kata-kata negatif kerap terlontar dari ruang lingkup pergaulan kita. Kata-kata negatif tersebut seperti mengomentari bentuk tubuh dan penampilan, yang kerap dikenal dengan istilah body shaming.

Padahal tahukah sahabat Fimela jika komentar negatif atau melakukan body shaming yang bahkan tak kalian sadari dapat berdampak buruk pada orang lain. Orang lain akan merasa tidak percaya diri, tidak berani tampil di hadapan banyak orang karena memikirkan tubuhnya yang gemuk.

Hal tersebut tentu akan berujung pada stres. Bahkan, dilansir dari guesehat.com, mengomentari orang lain gemuk, malah dapat membuatmu gemuk.

Dilihat dari hasil penelitian Florida Sate University, melaporkan orang yang sering mengomentari orang lain gemuk pada umumnya cenderung mengalami kenaikan berat badan sebanyak 2,5 kali lipat.

 

Mengapa bisa terjadi?

Fimela Fest 2019
Fimela Fest 2019

Hal terjadi karena semakin sering mengomentari orang lain gemuk, semakin membuatmu merasa seksi dan baik-baik saja. Akibatnya, kalian merasa tidak perlu menjaga pola makan dan jadi lebih banyak makan. Sikap lupa diri inilah yang pada akhirnya membuat tubuhmu menggemuk.

Dilansir dari nydailynews.com, ilmuwan berani menjamin bahwa orang yang suka mengejek orang lain gemuk, justru lebih gampang mengalami kenaikan berat badan yang berlipat ganda dalam waktu 4 tahun saja.

Jadi mulai sekarang sebaiknya tidak melakukan body shaming agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

Untuk mengetahui lebih jauh, Psikolog Tara de Thouars akan berbagi banyak hal tentang jangan anggap remeh body shaming dalam gelaran FIMELA FEST 2019 yang akan digelar pada 16-17 November 2019.

Tara de Thouars adalah psikolog yang sering menangani permasalahan pada pengembangan diri seseorang. Ia menyelesaikan program double degree untuk gelar Bachelor of Art in Psychology dari University of Queensland dan Sarjana Psikologi dari Universitas Indonesia.

Selain Tara, ada juga Wenny Dewanti, seorang makeup artist bersertifikasi dari Korea Selatan. Jadi tunggu apalagi, yuk daftarkan dirimu di sini

Simak video berikut

#Growfearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓