Jaga Kelestarian Alam Lewat International Flower Competition 2020

Novi Nadya17 Nov 2019, 11:00 WIB
International Flower Competition 2020

Fimela.com, Jakarta Perkembangan teknologi dalam aspek yang luas telah mempengaruhi kelestarian alam sekitar. Seperti yang kita sadari, planet kita berada di tengah-tengah berbagai masalah lingkungan.

Dan satu masalah yang paling mendesak untuk diperhatikan adalah bagaimana caranya melestarikan alam dan menjaga dengan aman keberadaan lebah madu yang merupakan penjaga dan pelindung keanekaragaman hayati. Sebagaimana diketahui, melalui penyerbukan, lebah madu berkontribusi pada pemeliharaan dan reproduksi ekosistem dan perlu diketahui bahwa saat ini populasi lebah madu di bumi dalam bahaya.

Pada akhirnya, situasi ini dapat mempengaruhi tidak hanya manusia yang hidup di masa kini tetapi juga anak-anak sebagai generasi masa depan. Sebab itu, sebagai rasa peduli terhadap kondisi ini, pada tahun 2018 terbentuklah sebuah yayasan non-profit yang berdomisili di Bali bernama ‘Kompetisi Bunga Internasional & Eksistensi Lebah’ atau kerap disebut ‘International Flower Competition’.

Tujuan kompetisi ini adalah untuk menciptakan kemewahan bagi kehidupan masyarakat sambil memperbaiki lingkungan agar terlihat lebih indah dan terawat, serta menjaga kelestarian dari eksistensi lebah madu. Kompetisi ini merupakan kompetisi berkelanjutan yang diadakan setiap tahun.

 

 

 

 

Ajak Sekolah Dasar

International Flower Competition 2020
International Flower Competition 2020

Kesulitan untuk mendidik masyarakat belakangan ini membuat Yayasan Kompetisi Bunga Internasional & Eksistensi Lebah mencoba mendekati Sekolah Dasar dan siswa-siswi yang ada di dalamnya sebagai pesertanya.

Tujuan dari kampanye ini adalah untuk menunjukkan pentingnya lingkungan bagi kehidupan kita dan mengundang mereka berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan sejak dini.

Total hadiah yang akan diperebutkan adalah sebesar Rp1 miliar. Nir Peretz dan Ade C. Nursafitri selaku pendiri yayasan International Flower Competition berharap kompetisi ini akan membawa pengaruh besar nantinya kepada bumi kita yang semakin buruk akibat kurangnya rasa ‘benar-benar peduli lingkungan’ di antara masyarakat dunia, khususnya Indonesia.

“Seperti tahun sebelumnya, iNews sangat mendukung kegiatan dan pemberitaan kompetisi ini. Kami melihat pesan yang ingin disampaikan melalui kompetisi ini sangat baik bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkap Rina Ridson – VP Sales iNews.

Pemenang ini berhasil membuat sebuah taman yang sangat indah dan penuh bunga disertai 15 sarang lebah madu di dalamnya. Pemberian hadiah utama dilakukan oleh Bapak Nir Peretz dan Ibu Ade C. Nursafitri.

 

 

 

Kompetisi Pertama

International Flower Competition 2020
International Flower Competition 2020

 

Kompetisi pertama resmi dibuka pada tanggal 24 Juni 2018 bertempat di Hanging Gardens of Bali yang merupakan sponsor utama International Flower Competition 2019.

Setahun setelah acara pembukaan tersebut, tepatnya pada tanggal 29 Juni 2019, akhirnya diadakanlah acara Gala Final untuk mengumumkan para pemenang kompetisi dan didapatkanlah seorang pemenang yang berhasil mendapatkan hadiah utama sebesar Rp 1 Miliar.

 

 

 

Simak juga video berikut:

#GrowFearless with FIMELA 

Lanjutkan Membaca ↓