Melalui Figur Nenek, Aku Mengerti Cinta yang Tulus akan Abadi

Endah Wijayanti28 Nov 2019, 08:45 WIB
rezeki jodoh

Fimela.com, Jakarta Memiliki sosok pahlawan yang sangat berjasa dalam hidupmu? Punya pengalaman titik balik dalam hidup yang dipengaruhi oleh seseorang? Masing-masing dari kita pasti punya pengalaman tak terlupakan tentang pengaruh seseorang dalam hidup kita. Seperti pengalaman Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba My Hero, My Inspiration ini.

***

Oleh: Anggun Gerardini - Bandung

Setiap manusia mempunyai garis takdir kehidupan yang beragam, penuh dengan kisah yang mampu diselami. Dari sekian banyak labirin setiap kisah dalam kehidupan di dunia fana ini aku mengerti dan belajar. Keyakinan kita akan kasih semesta, skenario yang telah diciptakan oleh Allah adalah hal yang sangat berkesan dan penuh makna sepaket dengan hikmahnya.

Labirin kisah berjalan turuti alur yang sudah dirancang oleh Allah. Aku kerap akrab memanggil mendiang nenek dengan panggilan mama. Beliau layaknya figur seorang ibu yang hangat memberi pengajaran dalam tutur, dalam ruhani dengan akhlaknya dalam kasih. Beliau begitu tulus penuh kasih sayang dan semua itu tak mampu kuungkapkan dengan curahan frasa kata. Mendiang nenek sosok yang cinta kasihnya mampu kudekap dan sangat terasa di lubuk jantung hati yang paling dalam.

Kala aku hilang arah, kala terjerembab, layaknya raga yang menahan pilu tegar meski tertatih. Saat mendiang nenek yang kupanggil mama, masih nyata kehadirannya di bumi ini, beliau yang mendukung agar diri ini tetap teguh dalam keyakinan kepada Allah. Beliau ada untuk mendekap penuh dalam doa agar diri tak hilang arah dan tetap yakin penuh semangat. Beliau mendukung saat yang lain justru berpaling meninggalkan. Beliau ada dalam syahdu doa agar dalam situasi serta kondisi seperti apapun aku tetap tak lupa tuk senantiasa mampu bersyukur.

Allah memanggil beliau saat diriku belum siap bahkan mungkin untuk melepas kepergian beliau. Aku dahulu tak pernah ingin dan tak pernah siap. Namun apa dayaku, hanya berserah pasrah lewat sujud doa. Aku tak mampu menentang garis takdir yang telah ditetapkan-Nya. Kelahiran, kehidupan serta kematian ialah rahasia Allah. Dari sana aku mulai mengerti. Tiada hal yang jauh lebih berharga yang mampu membuat kita untuk terus belajar dan bersyukur.

 

Masih Terus Mendoakannya

kisah my forgiveness matters 2
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Hal yang membuat kita bahagia sejatinya ialah hati kita sendiri dalam lingkup kasih sayang Allah. Karena kebahagiaan letaknya ada di dalam hati. Tak mampu dibarter dengan apapun selain hakikinya kita sendiri yang mampu membentuknya serta merasakan arti sebuah ketulusan dan keikhlasan yang sejati. Dari sana kita akan jauh lebih lapang hati.

Ma, semoga kita dapat bertemu bersatu kembali di surga-Nya. Ingin hati saat ini dapat merangkulmu dengan erat dalam pelukmu kembali. Dalam sentuhan dekap hangat doamu yang selalu membuatku tetap yakin akan kasih-Nya. Dirimu selalu hidup di dalam hati dan napas ini.

Figur terinspirasi darinya yang pernah hadir menuai memberikan arti kisah dalam kasih sejati. Satu hati pernah saling mengisi, menguatkan, dan berbagi. Hal yang mutlak dalam pijak di dunia yang fana ini ialah menjaga hati dengan ketulusan dan kejujuran. Saling menjaga kepercayaan dan tetap fokus pada setiap tindakan serta keyakinan diri dari apa yang kita jalani adalah kunci keberhasilan. Man Jadda wa Jadda. Siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan berhasil.

Cinta yang tulus akan tetap tulus hingga menutup usia di akhir senja. Karena yang baik akan tetap dan selalu baik. Karena yang setia menjaga pada satu hati dan tetap tulus adalah perihal kasih yang murni yang tidak pernah berpamrih. Meskipun ada atau tidak adanya ia disisi raga, meskipun tak termiliki, meskipun ribuan kilometer jauh jarak ditempuh, yang tulus akan tetap tulus dan yang baik akan selalu baik.

Semua yang terukir dan terpatri, hati yang menilai dan hati yang berkata. Karena bisik lirih hati tidak akan pernah sanggup untuk berkata dusta dan memungkiri. Jalani semua yang ada dalam skenario semesta ini dengan senyuman serta niat tulus karena Allah. Yang sejati dan tulus akan tetap pada kebaikannya.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

 

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓