3 Sayuran Kaya Antioksidan Ini Justru Lebih Sehat Setelah Dimasak

Febi Anindya Kirana15 Des 2019, 12:15 WIB
tomat

Fimela.com, Jakarta Antioksidan dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh dari kerusakan oksidasi radikal bebas di dalam tubuh. Antioksidan mampu menjaga kesehatan kulit, membuat kulit awet muda hingga mencegah kanker. Radikal bebas bisa berasal dai banyak hal, seperti misalnya polusi, radiasi, sinar ultraviolet, rokok atau bahkan proses metabolisme alami di dalam tubuh.

Antioksidan paling besar diperoleh dari buah dan sayur. Umumnya, sayuran akan kehilangan nutrisi setelah dipanaskan atau dimasak, tapi beberapa sayur kaya antoksidan berikut ini justru memiliki lebih banyak kandungan nutrisi setelah dimasak.

1. Tomat

Tomat bisa dimakan mentah, tapi ternyata lebih kaya nutrisi setelah terkena suhu panas atau dimasak. Tomat kaya vitamin C dan likopen, dan likopen inilah yang akan bertambah tinggi ketika dimasak.

Sebuah penelitian dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa memasak tomat jauh lebih bermanfaat dibanding dimakan mentah. Likopen dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit, menurunkan risiko kanker, meningkatkan kesehatan jantung, serta meningkatkan respon saraf.

2. Brokoli

Sop Brokoli
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Sayur hijau ini juga akan lebih baik dimasak sebelum dimakan, selain rasanya aneh saat dimakan mentah, ternyata kandungan nutrisinya juga lebih banyak. Brokoli dikenal sebagai sayuran yang mampu membuang racun di dalam tubuh.

Penelitian menemukan, brokoli mengandung senyawa karotenoid, polifenol, glucosinolat, lutein dan tocopherol yang dapat menurunkan inflamasi tubuh sehingga mampu menurunkan risiko kanker. Menurut Journal of Agricultural and Food Chemistry, merebus atau mengukus brokoli terbukti meningkatkan kandungan karotenoid dan lutein.

3. Wortel

wortel
ilustrasi wortel/Photo by Kristen Kaethler on Unsplash

Wortel dikenal kaya vitamin A, vitamin C, beta karoten, dan berbagai mineral. Wortel mengandung antioksidan lebih banyak ketika dimasak. Dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, wortel yang direbus, kukus atau ditumis bisa meningkatkan kandungan karotenoid, polifenol, glucosinolat dan vitamin C.

Penelitian menemukan bahwa peningkatan antioksidan bisa 14 persen lebih tinggi dibanding saat mentah. Berbeda jika wortel digoreng, justru menurunkan antioksidan karena pengaruh minyak, meski akan meningkat pada awalnya.

Jadi, makan sayuran di atas dalam keadaan matang ya Sahabat Fimela.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓