5 Cara Mencuci Seprai yang Benar agar Bebas Kuman dan Bakteri

Anisha Saktian Putri11 Jan 2020, 11:00 WIB
Mencuci sprei/Unsplash dmitry

Fimela.com, Jakarta Ukurannya yang besar membuat seprei sangat sulit dicuci. Alhasil, mencuci seprai pun menjadi aktivitas yang sangat malas untuk dilakukan.

Padahal, seprai yang tidak dicuci dengan benar menjadi sumber penyakit karena banyak bakteri yang bersarang pada alas tidur tersebut. Contohnya saja, dapat membuat wajah berjerawat hingga pernafsaan terganggu.

Agar tidur tetap nyenyak dan terhindar dari berbagai penyakit. Ada beberapa cara mencuci sprei tanpa ada kesalahan. Dilansir dari beberapa sumber, berikut ulasannya.

1. Perhatikan noda

Sebelum menaruh di mesin cuci, sebaiknya periksa terlebih dahulu ada noda pada seprai. Jika terdapat noda, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu menggunakan deterjen. Setelah itu, barulah masukannya ke mesin cuci.

2. Cuci secara rutin

Usahan untuk mencuci seprai dua minggu sekali, namun jika musim panas cucilah seprai setiap minggu. Hal ini dilakukan agar kuman tidak bersarang lebih lama.

3. Gunakan air panas

Ilustrasi Seprai (Africa Studio/Shutterstock)
Aturan mencuci seprai yang baik (Africa Studio/Shutterstock)

Coba gunakan air panas jika memungkinkan, hal ini dapat membuang lebih banyak kuman di seprai.

4. Jangan terlalu banyak deterjen

Ada dua hal yang harus diperhatikan ketika mencuci seprai. Jika menggunakan terlalu banyak deterjen, dapat menyebabkan kerusakan pada seprai. Dengan cara yang sama, menggunakan deterjen keras dapat memiliki efek yang serupa. Pertimbangkan untuk menggunakan deterjen bayi untuk memastikan seprai tahan lebih lama.

Atau menggunakan deterjan cair akan sangat membantu untuk membersihkan seluruh bagian sprei karena detergen cair lebih mudah larut dalam air.

5. Jangan gunakan pemutih

Pemutih sama sekali tak efektif untuk memutihkan dan malah membuat kain seprai mudah rusak atau sobek.

#growfearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓