5 Tips Mengatasi Kebiasaan Terlalu Banyak Berpikir alias Overthinking

Endah Wijayanti21 Feb 2020, 10:29 WIB
ibu depresi

Fimela.com, Jakarta Punya kebiasaan overthinking atau terlalu banyak berpikir? Jelas hal itu akan membuat kita sangat rentan stres. Saat pikiran kita terlalu negatif atau kebanyakan memikirkan hal-hal yang sebenarnya kurang penting, rasanya hidup jadi kurang tenang.

Untuk mengatasi kebiasaan overthinking, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan. Kita bisa memulainya dari cara yang menurut kita paling mudah. Langsung saja simak uraiannya di bawah ini.

1. Jangan Terlalu Fokus pada Kemungkinan Buruk

Melansir 10 Simple Ways You Can Stop Yourself From Overthinking via inc.com, overthinking biasanya disebabkan oleh satu emosi, yaitu rasa takut. Saat kita hanya fokus pada hal-hal negatif yang mungkin terjadi, kita akan merasa seperti terjebak. Jadi, begitu kita sudah merasa berlebihan dalam memikirkan hal-hal buruk atau negatif, coba untuk segera hentikan memikirnya terlalu jauh.

2. Ambil Gambaran Besarnya

Mudah bagi kita untuk membuat hal-hal kecil jadi makin besar dan terlalu negatif. Coba untuk melihatnya dari sisi berbeda atau dari gambaran besarnya. Cari tahu apakah ada hal-hal yang masih ada dalam kendalimu. Lepaskan hal-hal yang berada di luar kendalimu. Sebab tak semua hal bisa kita kontrol atau kendalikan semuanya.

 

3. Tak Perlu Memaksakan Segalanya Serba Sempurna

Bahaya Makan Manis Berlebihan Saat Buka Puasa
Ilustrasi./ Sumber: iStockphoto

Kadang karena kita menuntut segalanya serba sempurna, kita jadi terus memikirkannya sampai tak bisa tidur. Punya ambisi memang bagus tapi kalau menuntut segalanya serba sempurna itu sama saja tidak logis. Sesekali kita perlu dihadapkan pada hal-hal yang sulit dan masalah baru untuk membantu kita tumbuh dan lebih dewasa.

4. Sadari bahwa Kita Tak Bisa Selalu Memprediksi Masa Depan

Tak ada yang bisa benar-benar mampu memprediksi masa depan. Yang kita punya hanyalah saat ini. Jadi fokuskan diri melakukan yang terbaik saat ini. Terlalu memikirkan atau mengkhawatirkan hal-hal yang ada di masa depan sama sekali tidak produktif. Malah jika terlalu memikirkan hal-hal yang belum terjadi, itu akan membuat kita makin stres sendiri.

5. Terima Usaha Terbaikmu

Kadang kita perlu lebih berbaik hati pada diri sendiri. Terima semua usaha terbaik yang sudah kamu lakukan. Ikhlaskan dan lepaskan hal-hal yang di luar kendalimu. Setelah sudah melakukan hal terbaik yang bisa kamu lakukan, izinkan dirimu untuk lebih ikhlas.

Memang kadang tidak mudah untuk mengendalikan pikiran sendiri. Jika kita sudah merasa kewalahan dan kesulitan menanganinya sendiri, tak ada salahnya untuk meminta bantuan profesional, seperti ke psikolog atau mungkin ke psikiater. Kesehatan mentalmu sama pentingnya dengan kesehatan fisikmu.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓