Menerima Segala Kekurangan dan Berhenti Membandingkan Hidup dengan Orang Lain

Ayu Puji Lestari17 Mar 2020, 10:15 WIB
Perempuan Bekerja

Fimela.com, Jakarta Mencintai diri sendiri bukanlah tindakan egois. Justru dengan mencintai diri sendiri, kita bisa menjalani hidup dengan lebih baik. Di antara kita ada yang harus melewati banyak hal berat dalam hidup sampai rasanya sudah tak punya harapan apa-apa lagi. Namun, dengan kembali mencintai diri sendiri dan membenahi diri, cahaya baru dalam hidup akan kembali bersinar. Melalui salah satu tulisan yang dikirimkan Sahabat Fimela dalam Lomba My Self-Love Story: Caramu untuk Mencintai Diri ini kita akan memetik sebuah inspirasi baru yang dapat mencerahkan kembali hidup kita.

Fitri-Jawa Tengah

Lupa diri adalah hal yang dilakukan banyak orang termasuk aku yang selalu membandingkan diri sendiri dengan kehidupan orang lain.Yang terlihat lebih indah,terlalu fokus pada kehidupan orang lain membuatku lupa arti bersyukur yang menjadi bertanya mengapa KU dilahirkan berbeda status, derajat, harkat dan martabat.

Dulu aku adalah orang yang minderan yang merasa banyak kekurangan diri karena aku dilahirkan di keluarga yang tidak harmonis dan kurang mampu dan merasa aku tidak pantas bergaul dengan orang yang lebih tinggi derajatnya, seiring berjalannya waktu cara berfikirku pun mulai berubah yaa dalam realitanya orang yang kita kira hidupnya indah dan sempurna di mata, yang selalu terlihat tersenyum bahagia dalam dunia maya ternyata tidak sama di dunia nyata.

Plus dan minus ibarat dua sisi uang mata uang yang tidak bisa terpisahkan keduanya selalu ada dan semua orang pasti memilikinya ,kadang yang terlihat manis sebenarnya penuh luka kadang yang terlihat bahagia sebenarnya dia menyimpan duka,terkadang juga yang menyimpan derita tapi bisa tersenyum bahagia karena sebenarnya yang membedakan satu dan lainnya hanya bagaimana cara kita mengahadapi dan menyikapinya.

Belajar untuk Berhenti Membandingkan

perempuan berjuang dalam keterbatasan
Ilustrasi./Copyright pexels.com/@olly

Dari sini aku belajar untuk tidak lagi membandingkan hidup, aku belajar mensyukuri semua yang aku punya aku belajar menghargai diri dan mencintai diri sendiri, membuang pikiran negatif dan menggantinya dengan energi positif dengan menyalurkan hobi seperti berburu kuliner baru atau memasak dan mencoba membuat eksperimen kecil. Memanjakan tubuh dengan perawatan alami dengan bahan yang mudah kita dapatkan karena badan juga punya hak untuk diremajakan karena terkadang kita terlalu memforsir mereka dengan aktifitas yang padat dan dengan otak yang terlalu bekerja keras, dan satu hal yang ga ketinggalan aku lakukan adalah melakukan traveling meskipun dengan low budget tidak perduli hanya dengan jalan kaki atau naik angkutan umum yang penting adalah refreshing yaa merefreshkan mata hati dan fikiran dengan udara baru, suasana baru dan tempat baru cukup menghilangkan segala kepenatan.

Bahagia itu mudah. Bahagia itu sederhana cukup jadi diri sendiri semampu dan sebisa yang kita punya tanpa mengikuti standar orang lain,ga pelu gengsi ataupun malu cukup temukan hal-hal kecil yang akan selalu membuat kita bersyukur tentang apa arti hidup.

Cek Video di Bawah Ini

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓