Cegah Penyebaran Virus Corona, Siaran Radio Kini Dilakukan di Rumah untuk Menemani WFH

Anisha Saktian Putri23 Mar 2020, 10:30 WIB
Siaran radio di rumah Bayu Oktara dan Ivy Batuta/Dok. Mahaka Radio Integra

Fimela.com, Jakarta Meluasnya penyebaran virus corona atau COVID-19 tentu menjadi perhatian lebih bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pencegahan pun terus dilakukan dengan mencuci tangan dengan air dan sabun, tidak menyentuh wajah, hingga pemerintah menyarankan untuk bekerja di rumah atau WFH.

Kondisi ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi unit-unit radio station grup MARI dalam melakukan tugasnya sebagai media massa. Oleh karenanya seluruh unit radio station grup Mahaka Radio Integra (MARI) yang berlokasi di Jakarta melakukan “Siaran dari Rumah” dengan tujuan mencegah penularan virus corona.

Konsep siaran dari rumah ini merupakan turunan dari bentuk kegiatan bekerja dari rumah yang sangat disarankan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona. Radio-radio tersebut adalah JAK 101 fm, GEN 98.7 fm, HOT 93.2 fm, KIS 95.1 fm, MUSTANG 88 fm dan MOST Radio 105.8 fm.

“Dengan teknologi yang variatif saat ini, sangat memungkinkan bagi tim MARI untuk tetap produktif. Siaran radio pun bisa dilakukan dari rumah untuk keadaan darurat seperti sekarang. Walau bekerja dari rumah, saya dan seluruh tim MARI tetap akan menjaga kualitas siaran dan service kami baik secara teknis maupun konten untuk hasil yang terbaik.”, jelas Adrian Syarkawie selaku CEO MARI dalam siaran pers yang diterima Fimela.com.

Pengalaman siaran radio di rumah

Siaran di rumah/dok. Dok. Mahaka Radio Integra
Siaran di rumah/dok. Dok. Mahaka Radio Integra

Pengalaman pertama melakukan siaran radio dari rumah, bahkan terpisah dari pasangan siaran dirasakan oleh hampir semua penyiar radio grup MARI. Salah satu tim yang merasakannya adalah Adhi, Ibel, Mike dan Pila dari Mustang Morning Squad (MMS) yang melakukan siaran secara terpisah dari rumah masing-masing.

“Funnn banget, tapi jujur lebih deg-degan karena belum biasa kordinasi via online antar penyiar dan produser. Namun siaran seperti ini lebih berasa deket sama pendengar, selain siaran radio, kita juga LIVE di Instagram, personal banget di rumah dan kita ngobrol dengan pendengar tentang kegiatan seru apa yang biasanya dilakukan di rumah.”, jelas Adhi.

Kedekatan dan kesamaan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan antara radio dan pendengarnya, tentunya hal ini juga mempertajam posisi radio yang muncul sebagai teman sehari-hari bagi pendengarnya.

Seluruh siaran radio grup MARI dapat didengarkan melalui radio FM atau aplikasi NOICE.

 

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓