5 Alasan Kenapa Kamu Tidak Perlu Mudik saat Pandemi Covid-19

Imelda Rahma31 Mar 2020, 16:40 WIB
Mudik

Fimela.com, Jakarta Mudik menjadi agenda yang ditunggu setiap tahun oleh semua orang. Ketika musim mudik tiba, semua orang berbondong-bondong pulang ke kampung halaman mereka masing masing dan bertemu keluarga.

Biasanya mudik dilakukan pada saat libur panjang, misalnya liburan sekolah, liburan akhir tahun, dan juga liburan hari-hari besar keagamaan. Mereka biasanya menggunakan segala jenis transportasi untuk sampai ke kampung halaman, baik udara, darat, maupun laut.

Sayangnya, liburan idul fitri tahun ini sepertinya bukan momen yang baik untuk kamu pergi mudik. Wabah Covid-19 yang sampai saat ini masih belum bisa dikendalikan menjadi alasan utama sebaiknya kamu tidak perlu mudik. Selain membahayakan dirimu sendiri, juga bisa membahayakan orang lain karena selama perjalanan mudik kamu memiliki posibilitas tinggi tertular Covid-19.

Berikut ini Fimela.com akan merangkum 5 alasan kenapa kamu tidak perlu mudik saat pandemic Covid-19, Simak penjelasan berikut.

Rawan Risiko Penularan

Rawan Risiko Penularan
Ilustrasi Risiko Penularan Covid-19 Credit: pexels.com/NegativeSpace

Alasan kenapa kamu tidak perlu mudik yang pertama pastinya karena rawan risiko penularan Covid-19. Menurut World Health Organization (WHO), Covid-19 merupakan jenis virus yang mudah ditularkan dari manusia ke manusia lain. Virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung dan dapat bertahan hidup dalam waktu berjam-jam dipermukaan benda.

Maka dari itu, kegiatan mudik sangatlah rentan terhadap risiko penularan. Kegiatan mudik tentunya dilakukan diluar rumah dan biasanya memakan waktu perjalanan yang cukup lama. Dalam kurun waktu tersebut, besar kemungkinan kamu bertemu orang yang terinfeksi atau menyentuh sesuatu yang sudah terkontaminasi virus.

Covid-19 bisa menular kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja maka dari itu sebaiknya kamu tidak perlu mudik. Selama mudik berlangsung, tidak ada yang menjamin fasilitas umum bersih dari kontaminasi virus. Oleh karena itu, sepertinya mudik kali ini harus kamu tunda dulu.

Melaksanakan Himbauan Physical Distancing

Melaksanakan Himbauan Physical Distancing
Ilustrasi Physical Distancing Credit: pexels.com/AnnaShevts

Selanjutnya, alasan kenapa kamu tidak perlu mudik yang kedua yakni karena kamu harus mematuhi himbauan physical distancing. Pemerintah sudah menekankan kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan physical distancing secara serius dan disiplin karena ini merupakan strategi pencegahan penyebaran Covid-19.

Secara otomatis, jika kamu mematuhi himbauan ini maka kamu tidak perlu mudik. Mudik membuka kesempatan kamu untuk melakukan kontak sosial dengan orang lain dan hal tersebut sangat berbahaya. Bagaimanapun juga, kamu harus bisa menjaga jarak bahkan menahan diri untuk tetap dirumah.

Minimnya Fasilitas Kesehatan di Daerah

Minimnya Fasilitas Kesehatan di Daerah
Ilustrasi Fasilitas Kesehatan Credit: pexels.com/pixabay

Alasan kenapa kamu tidak perlu mudik yang ketiga adalah minimnya fasilitas kesehatan yang ada di daerah terutama pedesaan dan perkampungan. Pandemi Covid-19 terus meningkat di Indonesia, banyak para petugas medis yang mengeluhkan kurangnya fasilitas kesehatan bahkan diderah perkotaan sekalipun.

Oleh karena itu, bagi kamu yang hendak mudik ke kampung halaman sebaiknya ditunda dahulu, ini semua demi keselamatan bersama. Minimnya fasilitas kesehatan dikampung halamanmu bisa membahayakan keselamatan dirimu dan keluarga. Menunda mudik juga merupakan langkah untuk mengurangi beban para tenaga medis.

Aksi Bersama Memutus Mata Rantai Covid-19

Aksi Bersama Memutus Mata Rantai Covid-19
Ilustrasi Covid-19 Credit: pexels.com/MiguelAPadrian

Himbauan untuk tidak perlu mudik diberlakukan bagi semua orang agar tidak ada lagi korban baru yang terinfeksi maupun meninggal karena Covid-19. Apabila semua orang mematuhi himbauan ini, secara tidak langsung kita semua melakukan aksi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini merupakan strategi yang baik karena beberapa negara yang berhasil menurunkan jumlah korban seperti China, mereka memberlakukan lockdown dan membatasi aktivitas seluruh warganya. Walaupun Indonesia belum mau memutuskan untuk lockdown, tidak mudik adalah diplomasi lain agar masyarakat tidak tertular Covid-19.

Apakah kamu mau jadi bagian pemutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia ? Jika Ya, maka jawabannya adalah tidak mudik.

Pikirkan Keselamatan Kelurga di Kampung Halaman

Pikirkan Keselamatan Kelurga di Kampung Halaman
Ilustrasi Keluarga Credit: pexels.com/pixabay

Alasan kenapa kamu tidak perlu mudik yang terakhir adalah keluarga dikampung halaman. Bagi kamu yang merantau coba cek status wilayahmu, apakah termasuk daerah yang rawan dalam pengawasan atau tidak. Jika ya, sebaiknya kamu tidak perlu mudik dahulu.

Walaupun kita merasa sehat atau mendiagnosis bahwa kita bukan korban positif Covid-19, tetap saja hal itu berisiko bagi keluargamu yang ada dikampung halaman. Siapa yang bisa menebak jika kamu memiliki kemungkinan tertular saat perjalanan mudik, maka dari itu, tunda rencana mudikmu kali ini.

Menunda mudik demi keselamatan keluarga di kampung halaman itu merupakan tindakan mulia yang bisa kamu lakukan saat ini. Tidak perlu khawatir, walaupun tidak bisa bertemu secara langsung, kamu tetap bisa menelponnya atau melakukan panggilan video untuk mengobati rasa rindu.

Lanjutkan Membaca ↓